
Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., menyerahkan bantuan Saprodi Bawang Merah dan Pupuk Pertanian NPK Non Subsidi secara simbolis kepada Kelompok Poktan diantaranya Poktan Krido Karyo Desa Bakung, Poktan Tani Jaya Desa Pasir, Poktan Margo Mulyo Desa Gempolsongo, Poktan Pangudi Luhur Desa Ngelowetan. Penyerahan bertempat di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Senin, (26/09/2022). Bantuan berupa Benih bawang merah sebanyak 2000kg dan NPK Non Subsidi sebanyak 700Kg.
Dalam sambutannya, Bupati Demak mengungkapkan bahwa Bawang merah merupakan komoditas hortikultura utama di Kabupaten Demak. “Usaha bawang merah memilki prospek yang sangat menjanjikan. Kontribusinya yang tinggi dalam perekonomian, menjadi salah satu penunjang banyaknya petani bawang merah di beberapa wilayah,” terangnya.
“Salah satunya yaitu di Desa Pasir Kecamatan Mijen yang merupakan sentra terbesar bawang merah di Kabupaten Demak,” tambahnya.


Selain itu, data bawang merah sampai dengan bulan Juli 2022, untuk Kecamatan Mijen luas tambah tanam sebesar 745 Hektar, luas panen 502 Hektar dan produksi sebesar 83.670 kwintal.
“Alhamdulillah, sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada para petani bawang merah di Kecamatan Mijen maka pada hari ini akan diserahkan bantuan saprodi bawang merah dan pupuk pertanian NPK non subsidi. Semoga bantuan ini akan semakin meningkatkan produksi bawang merah di Kabupaten Demak,” imbuhnya.
Bupati Eisti turut mengucapkan terima kasih juga kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah yang telah turut mendukung pemerintah daerah dalam upaya pengendalian harga pangan melalui program pengembangan klaster pangan.
Sementara itu Camat Mijen, Ungguh Prakoso, S.STP, M.Si mengatakan Desa Pasir merupakan Desa terluas Laham dan terbanyak penduduknya, terdapat kurang lebih 3.500 hektar lahan Bawang merah berada di Desa Pasir.
“Seperti kita ketauhi bersama, saat hasil Panen melimpah, harga bawang menjadi turun.
Koperasi hadir agar petani tidak terburu buru menjual panennya agar harga tidak jatuh,” katanya. Agar akses menuju koperasi Di Desa Pasir jg semakin baik, telah dianggarkan 900jt untuk penerangan jalan di sepanjang jalan desa Pasir.


Pada kesempatan yang sama Plt. Kepala Dinpertan Pangan, Agus Herawan, S.IP, MM menyebut Gagasan Memberikan bibit Bawang Merah sebantak 32 Ton dan 1M dana digelontorkan untuk bantuan Pupuk NPK oleh Pemkab Demak sebagai wujud perhatian Pemkab kepada Para Petani di Demak.
“Kabupaten Demak sendiri termasuk sebagai Penghasil Bawang Merah tertinggi Nomor 2 di Indonesia setelah Brebes. Terimakasih kepada BI atas Bantuan Gudang Bawang merahnya semoga dapat berlanjut ke lokasi lokasi kecamatan di Kabupaten Demak lainnya,” Pungkasnya.
Diketahui, Desa Pasir Kecamatan Mijen juga terpilih menjadi salah satu pengembangan binaan klaster bawang merah. Maka dari itu diresmikan pula gudang bawang merah Gabungan Kelompok Tani Karya Makmur Desa Pasir.
Peresmian ditandai dengan tanda tangan Prasasti dan Pengguntingan Pita Oleh Bupati Demak bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Camat Mijen, Forkopimcam Mijen, Kepala Desa Pasir, Ngelowetan, Gempolsongo dan Bakung secara bersama-sama. (Prokompim).

