Bangun Generasi Hebat Sejak Dini, Bupati Demak Dorong Kolaborasi Orang Tua, Guru, dan Pemerintah

DEMAK – Membangun generasi yang cerdas, mandiri, dan berkarakter tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara orang tua, pendidik, pemerintah, masyarakat, dan seluruh mitra Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi kunci dalam mengawal tumbuh kembang anak sejak masa emasnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., saat membuka secara resmi Seminar “Kolaborasi Mitra PP PAUD Wujudkan Generasi Hebat, Mandiri, dan Berkarakter” di Ruang Ballroom Lantai 1 Gedung C Setda Kabupaten Demak, Selasa (15/9/2026).

Bupati menyambut baik pelaksanaan seminar tersebut sebagai wadah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh mitra PAUD dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Demak.

Menurutnya, masa usia dini merupakan masa emas yang sangat menentukan perkembangan anak. Karena itu, anak membutuhkan pendampingan, perhatian, keteladanan, serta lingkungan belajar yang aman, nyaman, positif, dan menyenangkan.

“Pendidikan anak usia dini bukan hanya menjadi tanggung jawab guru atau sekolah. Orang tua, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, organisasi mitra, dan seluruh pemangku kepentingan memiliki peran yang sama dalam mendukung tumbuh kembang anak,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya menjadikan setiap lingkungan yang bersentuhan dengan anak, baik keluarga, sekolah maupun masyarakat, sebagai ruang yang memberikan keteladanan dan mendukung perkembangan anak secara optimal.

Dalam proses pembelajaran, Bupati meminta agar kebutuhan dan karakteristik anak menjadi perhatian utama. Anak perlu diberikan ruang untuk bermain, mencoba, menyampaikan pendapat, merasa dihargai dan didengar, serta belajar dalam suasana yang aman dan menyenangkan.

“Anak-anak perlu diberi kesempatan untuk berani berbicara, menyampaikan pendapat, belajar bekerja sama, bertanggung jawab, serta melakukan kebiasaan-kebiasaan sederhana secara mandiri,” jelasnya.

Pembentukan karakter, lanjut Bupati, tidak dapat dilakukan secara instan. Karakter harus dibangun melalui pembiasaan dan keteladanan yang dilakukan secara konsisten. Guru menjadi teladan di lingkungan pendidikan, orang tua memberikan pendampingan di keluarga, masyarakat menciptakan lingkungan yang positif, sementara pemerintah memperkuat kebijakan dan layanan pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, H. Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa PAUD merupakan fondasi penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan pada usia dini berperan dalam membentuk karakter sekaligus mendukung perkembangan kemampuan berpikir, bahasa, sosial-emosional, fisik, dan motorik anak.

Menurutnya, PAUD berkualitas membutuhkan sinergi lintas sektor dan tidak dapat dibebankan hanya kepada satu instansi. Pemerintah daerah memiliki peran dalam menghadirkan kebijakan, program, sarana prasarana, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak. Karena itu, pola asuh positif, perlindungan anak, pemenuhan gizi dan kesehatan, serta lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, ramah anak, dan bebas kekerasan harus terus diperkuat,” ungkap Sekda.

Pemerintah Kabupaten Demak, lanjutnya, berkomitmen memperkuat kolaborasi agar keberadaan PAUD tidak hanya memenuhi aspek ketersediaan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata terhadap tumbuh kembang anak.

Seminar yang diikuti sekitar 60 peserta tersebut diharapkan tidak berhenti pada diskusi dan pertukaran gagasan. Berbagai pengetahuan dan praktik baik yang diperoleh diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penguatan jejaring, edukasi kepada orang tua, komunikasi antarmitra, serta program yang sesuai dengan kebutuhan anak dan keluarga.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Demak optimistis dapat memperkuat ekosistem PAUD yang ramah anak, inklusif, kreatif, dan menyenangkan, sekaligus menyiapkan generasi Demak yang sehat, cerdas, mandiri, percaya diri, mampu bekerja sama, berakhlak, dan memiliki karakter kuat untuk menghadapi masa depan. (Prokompim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *