
Dalam rangka Percepatan Penurunan Angka Stuning di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, BKKBN Jawa Tengah lakukan kolaborasi dengan Kodam IV/Diponegoro pada kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) Bangga Kencana Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024 di Lapangan Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Kamis (05/90/2024).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Budi Irawan, S.I.P., M.Si. ditandai dengan pemukulan Gong oleh Kasdam IV/Diponegoro.
Dalam sambutannya mewakili Pangdam, Kasdam mengungkapkan gelaran TMKK sebagai upaya untuk mendorong dan memotivasi masyarakat berKB guna mengurangi risiko Stunting dan mewujudkan keluarga yang tangguh. Termasuk membantu masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, pengobatan, pengentasan kemiskinan, dan bantuan kemanusiaan lainnya.
“Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk penurunan prevalensi stunting, menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas demi menciptakan sumber daya manusia yang produktif dalam mencapai Indonesia Emas 2045,” ungkap Kasdam.
Beberapa kegiatan kongkret yang nantinya dilakukan TNI bersama dengan BKKBN antara lain penyuluhan dan komunikasi, informasi dan edukasi pada masyarakat, pelayanan KB, kesehatan terpadu hingga pemberian makanan tambahan.
Melalui para babinsa, Kodam IV/Diponegoro nantinya akan terus memberikan pendampingan agar program ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Demak KH Ali Makhsun mengapresiasi bakti sosial TMMK tahun lalu dengan capaian KB 801 akseptor dan pemberian bantuan anak stunting.
“Maka kami berharap sinergi ini dapat terus dilakukan dan berdampak baik di masyarakat. Pemerintah Kabupaten Demak pun berkeinginan dapat terbebas stunting, yang saat ini capaian penurunan angkanya telah mencapai 95 persen,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto menyebut, melalui program TNI Manunggal Bangga Kencana Kesehatan, prevalensi Stunting di Indonesia dari Faktor Fertility Raid dapat turun menjadi 21,6 persen.
Tujuan dari acara tersebut adalah meningkatkan komitmen dan partisipasi dari jajaran TNI dalam mendukung program Bangga Kencana di Provinsi Jawa Tengah, juga memperkuat komitmen pemimpin TNI di setiap tingkatan terhadap program Bangga Kencana dan program penurunan Stunting.
“Melalui kegiatan ini, dapat memperkuat kerja sama antara jajaran TNI dengan UPT pengelola program Bangga Kencana dan penurunan Stunting di kabupaten/kota,” tandas Dandim.
Selain itu juga dikukuhkan Bapak dan Bunda anak asuh Stunting dalam hal ini Dandim 0714/Salatiga beserta istri, Dandim 0715/Kendal beserta istri dan Dandim 0716/Demak beserta istri.
Dalam acara ini juga diserahkan bantuan sembako untuk keluarga anak Stunting di Kabupaten Demak. (Prokompim)

