
DEMAK – Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun Anggaran 2022 resmi dimulai, Selasa (11/10/2022). Upacara Pembukaan TMMD dilakukan di Gedung Gradhika Bina Praja.
Hadir secara langsung jajaran Forkopimda Kabupaten Demak dengan ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan naskah serah terima pekerjaan TMMD antara Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E. dengan Dandim 0716/Demak, Letkol Czi Pribadi Setya Pratama.
Dalam sambutannya,Bupati Demak menyambut baik kegiatan TMMD yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Terlebih difokuskan pada perbaikan infrastruktur. “Kami dari jajaran Pemerintah Kabupaten Demak paham betul peran infrastruktur dalam sebuah pembangunan. Jika kondisi jalan bagus, maka petani akan terbantu dalam memasarkan hasil panennya. Sehingga para petani tidak lagi terjebak akal-akalan harga yang dilakukan oleh para tengkulak, hanya karena alasan kondisi jalan yang buruk.”, tuturnya.
Bupati Demak mengungkapkan bahwa saat ini 853.523 kilometer jalan di Kabupaten Demak, hampir 90% jalan dalam kondisi baik. Maka dari itulah, Bupati mengajak jajaran Forkopimcam dan Kepala Desa agar berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
“Jika jalannya bagus, masyarakat sendiri yang akan merasakan manfaatnya. Begitu pula sebaliknya jika kondisi jalan rusak masyarakat jugalah yang akan rugi.” jelasnya.
Sementara itu Dandim 0716/Demak, melalui Perwira Seksi Teritorial, Kapten Chb Ajit Anggono mengungkapkan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III akan dimulai 11 Oktober hingga 9 November 2022. Adapun sasaran lokasi adalah Desa Rejosari Kecamatan Mijen.
“Sasaran fisiknya yaitu betonisasi jalan bertulang ukuran 464 meter X 3 meter x 0.15 meter. Dengan sumber dana diperoleh dari APBD Provinsi sebesar Rp. 198.000.000,- dan APBD Kabupaten senilai Rp. 200.000.000,- , sehingga jumlah total sumber dana senilai Rp. 398.000.000,-” pungkasnya. (Protokol dan Komunikasi Pimpinan)

