
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. secara resmi membuka Gerakan Bunda Asuh Balita Stunting di Pendopo Satya Bhakti Praja, Rabu, (12/07/2023). Acara yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Kab. Demak dengan BAZNAS Kab. Demak tersebut bertujuan untuk membantu percepatan penanggulangan masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia.
Turut hadir Sekda Demak Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., Kepala BAZNAS Demak H. Bambang Susetyarto, S.IP., Ketua PKK Demak Khodijah Ali Makhsun.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Eisti mengatakan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Demak saat ini adalah menempatkan stunting sebagai musuh yang harus dikalahkan. Karena stunting mempunyai efek dalam jangka panjang.
“Seperti menghambat pertumbuhan syaraf, kognitif, motorik, bahasa, resiko obesitas, gangguan psikis, reproduksi dan produktivitas. Bahkan saat ini permasalahan stunting merupakan prioritas nasional,” ucap Bupati Eisti.
Bupati Eisti juga menyampaikan, Kabupaten Demak di tahun 2022, angka prevalensi stunting menjadi 16,2%. Turun sebanyak 9,3% dari tahun 2021 (25,5%). Prestasi tersebut sekaligus menjadikan Kabupaten Demak menjadi Kabupaten/Kota kedua di Jawa Tengah yang angka prevalensi nya turun paling banyak.
“Di tahun 2023 ini, kita targetkan angka prevalensi stunting Kabupaten Demak dibawah 10%. Maka dari itu, atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Demak, saya sangat apresiatif dengan penyelenggaraan kegiatan ini. Mengingat acara ini selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Demak dalam upaya penanggulangan stunting,” tuturnya.
Lewat kegiatan tersebut, Bupati berharap agar seluruh pengurus PKK mau dan mampu menjadi bunda asuh balita stunting.
“Panjenengan semua harus bisa mengedukasi masyarakat, utamanya dalam pengolahan dan kreativitas bahan makanan. Ingat, anak Demak harus SECERAH ASA yaitu Sehat, Cerdas, Ceria, Berakhlak mulia, dan menjadi Aset Bangsa,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua TP. PKK Demak Khodijah Ali Makhsun mengungkapkan, para peserta kegiatan Gerakan Bunda Asuh Balita Stunting diantaranya dari Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Se-Kabupaten Demak, Ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Kecamatan, Kepala Puskesmas Wononalam 1 dan Kepala Puskesmas Guntur 1, Ahli Gizi Puskesmas Se-Kabupaten Demak, Bidan Koordinator Puskesmas Se-Kab. Demak, Ketua Tim PKK Desa Botorejo, dan Desa Turitempel.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Demak khususnya di Desa Locus Stunting. Serta dapat meningkatkan kemampuan kader PKK tentang menyiapkan makanan lokal bergizi seimbang untuk anak stunting,” imbuhnya.
Setelah itu, Bupati Demak menyerahkan bantuan dari BAZNAS Demak berupa Bantuan Makanan Bumil Resti (Ibu Hamil Resiko Tinggi) kepada 60 Mustahik dan penyerahan Pentasharufan ZIS bantuan penanggulangan stunting. (Prokompim).

