Menjelang Peringatan Hari Jadi Kabupaten Demak yang ke-519, Pemkab Demak menggelar berbagai kegiatan, salah satunya menanam pohon trembesi di sepanjang jalan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) Desa Berahan Kulon, Kecamatan Wedung. Selasa, (22/03/2022). Penanaman pohon trembesi dipimpin langsung Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. didampingi jajaran Forkopimda Demak, Wakil Bupati Demak KH. Ali Makhsun, M.S.I., .turut hadir pula perwakilan dari Balai Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (BSPTH) Provinsi Jawa Tengah, perwakilan dari Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah II Pati, serta Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agus Musyafa.
Bupati Demak dalam sambutannya mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya kegiatan penanaman pohon tersebut sebagai salah satu rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-519 Kabupaten Demak.
“Tentu, kegiatan ini memiliki makna yang stategis dan selaras dengan program unggulan Pemkab Demak yakni peningkatan kebersihan dan keindahan wilayah,” katanya.
Menurut bupati, penanaman pohon yang berlokasi di TPA Berahan Kulon tersebut merupakan langkah yang tepat dan solutif untuk mereduksi polusi, mendukung aspek keindahan lingkungan, mengurangi bau sampah, dan bermanfaat bagi konservasi air.
“Selama ini, masyarakat masih menganggap bahwa TPA identik sebagai lokasi yang kumuh, kotor dan bau. Karena itu, upaya penanaman pohon ini semoga mampu menjadikan TPA Berahan Kulon sebagai TPA modern dengan sistem sanitary landfill serta berfungsi sebagai area taman dan Ruang Terbuka Hijau (RTH),” ujar bupati.
Bupati Eisti menambahkan, keberadaan TPA itu diharapkan mampu menjawab permasalahan sampah di Kabupaten Demak, terutama sampah di wilayah Wedung dan sekitarnya. Dia mengatakan, produksi sampah tidak bisa dihindari. Karena itu upaya penting yang dilakukan adalah mengubah mindset, bahwa setiap orang pasti menghasilkan sampah dan pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama.
“Saya mengajak kepada camat dan para kepala desa untuk mengedukasi masyarakat sebagai upaya meningkatkan kepedulian dan pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah. Dengan pemanfaatan dan pengelolaan sampah yang optimal, pencemaran bisa diminimalisir serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Selain penanaman pohon, juga diserahkan bantuan sosial untuk para pemulung. Hal ini merupakan bentuk respon kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Demak kepada para pemulung yang dalam tugasnya kerap bersentuhan langsung dengan sampah.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mari, kita bersinergi dan satukan langkah dalam mewujudkan Kabupaten Demak yang asri dan hijau,” katanya. (Prokompim).

