
Demak – Pemerintah Kabupaten Demak terus mendorong penguatan sinergi antara ulama, umaro, dan masyarakat melalui kegiatan Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU). Kegiatan FKUU tingkat Kecamatan Kebonagung dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026 di Aula Kecamatan Kebonagung dan dipimpin langsung oleh Bupati Demak, Eisti’anah.
Dalam laporannya, Plt. Camat Kebonagung Yogi Setyawan Widi Nugroho menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati Demak dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan FKUU ini merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kabupaten Demak yaitu Demak Religius serta Demak Tangguh dan Lestari, khususnya pada aspek pengelolaan lingkungan dan sampah.
Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memperoleh informasi dan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat disampaikan kembali kepada masyarakat sehingga tumbuh kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menciptakan wilayah yang bersih, sehat, dan lestari.
Dalam sambutannya, Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan bahwa FKUU merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Demak untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara ulama, umaro, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Demak juga telah mendeklarasikan gerakan Jogo Tonggo sebagai upaya memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat. Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, kepedulian, dan ketertiban lingkungan.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati juga menghimbau masyarakat agar pelaksanaan takbir keliling tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Tradisi tersebut diperbolehkan selama dilaksanakan secara tertib dan tidak menggunakan sound horeg maupun ogoh-ogoh yang bukan merupakan tradisi masyarakat setempat.
Melalui kegiatan FKUU ini diharapkan terbangun komunikasi yang semakin kuat antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sehingga berbagai program pembangunan di Kabupaten Demak dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Prokompim)

