
DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak menggelar rapat koordinasi Program Demang Ngantor Desa dan Kecamatan Berdaya di Ghradika Bina Praja, Rabu (1/4/2026). Kegiatan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., serta diikuti jajaran perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Demak.
Dalam arahannya, Sekda menegaskan seluruh perangkat daerah diminta menyiapkan rencana kegiatan yang konkret, terukur, dan berorientasi pada hasil, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia juga menekankan peran camat sebagai ujung tombak pemerintahan wilayah untuk mengoordinasikan seluruh potensi yang ada, sekaligus menjadi penggerak utama dalam mewujudkan kecamatan yang berdaya, mandiri, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, kepala desa dan jajaran diharapkan aktif berkolaborasi, menyampaikan kondisi riil di lapangan, serta mendukung penuh pelaksanaan program demi kemajuan desa.
“Tidak ada lagi ego sektoral, yang ada adalah kerja bersama untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Demak,” tegas Sekda.
Program Demang Ngantor Desa dan Kecamatan Berdaya disebut sebagai langkah strategis Pemkab Demak dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa. Melalui program ini, pelayanan publik diharapkan berjalan optimal sampai tingkat desa serta persoalan masyarakat dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara cepat dan tepat.
Dalam paparannya, Sekda menyampaikan saat ini terdapat empat kecamatan yang telah berdaya, yakni Kecamatan Gajah, Wonosalam, Karangtengah, dan Mranggen. Ke depan, seluruh kecamatan di Kabupaten Demak ditargetkan menjadi Kecamatan Berdaya.
Untuk mendukung hal tersebut, Sekda meminta Dinas Sosial P2PA, Dinpermades P2KB, serta Bagian Pemerintahan menjadi motor penggerak program. Ia juga mendorong keberadaan Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak di setiap wilayah.
Selain itu, fasilitas gedung olahraga desa diharapkan lebih difokuskan untuk pengembangan olahraga berprestasi, dengan masing-masing kecamatan memiliki cabang olahraga unggulan yang dikoordinasikan bersama Dinpora.
Sebagai tindak lanjut, seluruh kecamatan diminta segera membentuk tim Kecamatan Berdaya, menunjuk person in charge (PIC), mengidentifikasi potensi wilayah, serta mempublikasikan berbagai aktivitas pendukung melalui media cetak maupun media daring. Program ini diharapkan menjadi penguat pembangunan berbasis wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Demak. (Prokompim)

