
Sebagai upaya meningkatkan tata kelola destinasi wisata di Kabupaten Demak, Pemkab Demak melalui Dinas Pariwisata menggelar pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata yang dibuka secara resmi oleh Bupati Demak, HM Natsir di Hotel Amantis, Selasa (8/9/2020).
Pelatihan diikuti oleh 150 para pelaku wisata yang ada di Kabupaten Demak, yang terbagi dalam tiga gelombang dengan jadwal pelaksanaan mulai tanggal 8 s/d 10 September. Dengan menghadirkan narasumber dari Himpunan Pramuwisata Jawa Tengah. Adapun metode pelatihan berupa teori, praktek, visitasi dan evaluasi.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Agus Kriyanto, SE, MM dalam laporannya menyampaikan pelatihan tata kelola destinasi pariwisata merupakan upaya peningkatan kualitas dan kapasitas masyarakat pelaku usaha di Kabupaten Demak dalam tata kelola destinasi pariwisata. Harapannya, dengan pelaksanaan kegiatan ini, para pelaku wisata bisa mengembangkan destinasi wisata utamanya yang ada di daerah pelaku wisata tersebut.
Sementara itu Bupati Demak dalam sambutannya menyampaikan Kabupaten Demak memiliki potensi wisata yang luar biasa. Seperti wisata religi Masjid Agung Demak dan Makam Sunan Kalijogo dengan jumlah pengunjung terbesar kedua se Jawa Tengah. Pemerintah Kabupaten Demak sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan dan menggali potensi wisata. Antara lain melalui perbaikan infrastruktur, pembangunan sarana prasarana dan promosi potensi wisata. Namun, hal tersebut belumlah maksimal. Butuh dukungan seluruh pihak untuk bisa menjadikan Demak mendunia lewat potensi wisatanya. “Saya apresiatif dengan inovasi dan terobosan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, untuk mengadakan pelatihan ini. Saya berharap melalui pelatihan tata kelola destinasi wisata ini, pariwisata kita semakin moncer”, tuturnya. (protokol dan komunikasi pimpinan).
