Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2021 Kodim 0716/Demak secara resmi dibuka. Pembukaan ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan naskah progam karya bhakti TMMD dari Dandim 0716/Demak Letkol Arh Mohammad Ufiz S.I.P.M.I.Pol kepada Plh. Bupati Demak, Drs, H. Joko Sutanto di Grhadika Bina Praja, Selasa (02/03/2021). Hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda Kabupaten Demak, Kepala Dinpermades dan Kepala Kemenag.
Dandim 0716/Demak, Letkol Arh Mohammad Ufiz S.I.P.M.I.Pol menyampaikan ada dua kegiatan TMMD, ada fisik dan non fisik. “Untuk fisiknya kita membangun jalan panjangnya sekitar 448 Meter, Lebarnya 3 meter, ketinggian standar 15-20 CM”.
Dandim menambahkan bahwa pihaknya membangunkan tradisi gotong royong bersama warga wonorejo serta kepolisian, secara fisik juga mengolah manual menggunakan semen dengan molen dan warga nanti turut serta ikut membantu. Imbuhnya.
Untuk kegiatan Non Fisik ada beberapa ceramah di kegiatan yang akan berkoordinasi dengan Dinpermades kemudian dari puskesmas, penyuluhan dari kepolisian serta pembinaan UMKM. “Jadi kita melaksanakan kegiatan ini dengan Stakeholder yang ada serta kita juga memanfaatkan Baznas termasuk kita akan melakukan koordinasi dengan BRI terkait pembinaan UMKM”.
Kepala Dinpermades, Drs, Daryanto, MM yang hadir dalam Pelaksanaan tersebut menjelaskan terkait biaya TMMD 2021 yang bersumber dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten totalnya 370 Juta, APBD Kabupaten 200 juta dan yang APBD Provinsi 170 juta itu ada tiga kegiatan. “Kemudian yang Karya Bhakti Mandiri ada Empat dari APBD murni Kabupaten Demak, jadi total ada Tujuh kegiatan TNI yang masuk ke desa yaitu Tiga Sengkuyung dan Empat Karya Bhakti Mandiri”.
Sementara itu Plh. Bupati Demak sangat apresiatif dengan pelaksanaan TMMD yang secara rutin diselenggarakan tiap tahunnya. Menurutnya TMMD ini mempercepat pelaksanaan pembangunan didesa dan biasanya dilakukan di lokasi yang sulit. “Jalan yang sering dilewati tapi tidak terurus, tidak ada yang mau tau padahal itu statusnya jalan desa. Sehingga solusinya ya dengan TMMD, sampai daftar tunggu TMMD banyak sekali”. pungkasnya. (*Prokompim*)
