
Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 tahun 2023 diperingati jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Demak dengan sejumlah rangkaian kegiatan. Diantaranya adalah Senam Sehat bersama Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. yang digelar di Halaman Setda Kabupaten Demak, Minggu (12/11/2023).
Selain Senam Sehat, Dinkes Kab. Demak mempunyai 33 program lomba kesehatan antar-puskesmas, pertandingan sepak bola, dan sebagai puncak acara adalah Upacara HKN ke-59 di halaman Setda Kabupaten Demak yang akan berlangsung pada tanggal 13 November 2023.
Bupati Eisti’anah dalam sambutannya, mengingatkan agar masyarakat senantiasa menjaga keseimbangan kesehatan jasmani dan rohani.
Bupati melanjutkan, tercukupinya asupan makanan bergizi, rutin berolah raga dan menerapkan pola hidup bersih serta sehat (PHBS), hendaknya harus diimbangi dengan rekreasi serta kegiatan-kegiatan ibadah sebagai bentuk asupan kesehatan rohani.
“Kepada teman-teman tenaga kesehatan (nakes) mari bergerak bersama, bersinergi dan berkolaborasi menjawab segala persoalan kesehatan utamanya dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kesehatan Bayi (AKB). Terus edukasi masyarakat untuk bisa terapkan PHBS,” kata Bupati Eisti.
Bupati Eisti juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak utamanya nakes yang telah mendukung pemerintah mewujudkan kesehatan masyarakat berkualitas, dengan semangat ‘Health for All’.
“Penghargaan setinggi-tingginya kepada petugas ataupun tenaga kesehatan Yang selalu setia dan bersedia melayani kesehatan hingga ke pelosok atau tempat terpencil,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HKN ke-59 tahun 2023, Kabid Kesmas Hj Sri Puji Astuti, SKM., M.Kes mengungkapkan, sesuai instruksi dari Kementerian Kesehatan RI teman HKN tahun ini adalah “Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju”.
Berbeda perayaan tahun-tahun sebelumnya, HKN yang rutin diperingati pada 12 November di tingkat Kabupaten Demak tersebut digelar secara sederhana.
“Ada tiga agenda rangkaian peringatan HKN 2023. Yakni lomba 33 program antar-puskemas untuk mencari tiga Programmer terbaik. Adapun latar belakang diadakannya kompetisi tersebut karena keberhasilan Dinkes tercermin pada program-program kesehatan yang diimplementasikan. Tentunya dengan dukungan atau terintegrasi dengan lintas sektoral,” urainya. (Prokompim)

