
DEMAK – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Demak terus mendorong peningkatan kompetensi guru di tengah perkembangan teknologi. Salah satunya melalui Diklat Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Mendalam bagi Anggota PGRI Kabupaten Demak Tahun 2026, yang resmi dibuka Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E., di Aula Gedung Diklat PGRI Kabupaten Demak, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 18–20 September 2026, diikuti 64 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA.
Ketua PGRI Kabupaten Demak H. Sapon, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan bangsa. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam perlu diimbangi dengan sumber daya manusia yang berkualitas.
Melalui diklat tersebut, para guru dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sekaligus dibagikan kepada peserta didik dan rekan pendidik lainnya.
Sementara itu, Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E., mengapresiasi pelaksanaan diklat yang diselenggarakan PGRI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama tersebut.
Bupati menegaskan bahwa AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi bagian dari perkembangan teknologi yang perlu dipahami dan dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung proses pendidikan dan pembelajaran.
Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pendidik secara berkelanjutan. Berbagai program pelatihan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan terus dikembangkan agar semakin banyak guru mendapatkan kesempatan meningkatkan kapasitas dan kompetensinya.
Selain penguatan kompetensi, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kesejahteraan guru, baik secara fisik maupun mental. Peran guru dinilai sangat strategis dalam membentuk kualitas generasi penerus sehingga perlu mendapatkan perhatian dan dukungan bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan agar berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah tidak serta-merta dibebankan kepada guru maupun peserta didik. Penanganannya perlu dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai faktor serta melibatkan pihak-pihak terkait.
Dengan pelaksanaan diklat ini, PGRI Kabupaten Demak berharap para pendidik semakin kreatif, inovatif, adaptif, dan kompetitif, sekaligus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman. ujarnya (Prokompim)

