
Demak – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kuat di Desa Bungo, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Pemerintah Kabupaten Demak menggelar Pasar Murah dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., tersebut menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM lokal.
Pasar Murah yang digelar di Balai Desa Bungo mendapat antusiasme masyarakat. Beragam kebutuhan pokok dan produk unggulan daerah ditawarkan dengan harga yang terjangkau, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menikmati produk-produk lokal Kabupaten Demak.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Demak, Drs. Iskandar Zulkarnain, MM, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan dan stabilitas pangan masyarakat.
“Pasar Murah ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Demak dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi produk unggulan UMKM Kabupaten Demak.
“Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok di bawah harga pasar, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempromosikan dan memasarkan berbagai produk unggulan UMKM lokal, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan daya saing pelaku usaha daerah,” jelasnya.
Pasar Murah tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi wanita, perangkat daerah, perbankan, BUMN dan BUMD, pelaku usaha, hingga UMKM. Secara keseluruhan, terdapat 37 peserta yang menempati 47 stan.
Tak berhenti pada Pasar Murah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan lintas perangkat daerah dan instansi, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA), serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Demak.
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. menegaskan bahwa kegiatan Pasar Murah merupakan wujud kepedulian sekaligus bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Pasar Murah ini bukan hanya menjadi sarana masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga upaya menjaga daya beli dan meringankan beban masyarakat,” tutur Bupati.
Menurut Bupati, momentum peringatan kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, gotong royong, kepedulian, serta pelayanan yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Pemerintah harus hadir dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam membangun Kabupaten Demak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dirangkaikan dengan Pasar Murah menjadi bukti bahwa pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat.
“Semangat gotong royong harus terus kita perkuat. Mari bersama-sama menjadi bagian dari pembangunan Kabupaten Demak,” ajaknya.
Bupati Demak turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, dunia usaha, relawan, tenaga kesehatan, organisasi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Dengan dibukanya Pasar Murah secara resmi oleh Bupati Demak, kegiatan di Desa Bungo diharapkan tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan.
Semangat kemerdekaan pun diwujudkan melalui aksi nyata: harga terjangkau untuk masyarakat, ruang tumbuh bagi UMKM, dan gotong royong untuk Demak yang semakin produktif dan mandiri. (Prokompim)


