
DEMAK – Sorgum berhasil diolah menjadi beragam sajian kreatif dalam Lomba Kreasi Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Tingkat Kabupaten Demak yang digelar di Pendopo Satya Bhakti Praja, Kamis (17/9/2026).
Sebanyak 14 TP PKK Kecamatan dan 28 tim TP PKK Desa berpartisipasi mengolah sorgum menjadi aneka makanan dan minuman, mulai dari nasi bakar, puding, es gempol, hingga kreasi lainnya.
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. mengapresiasi kreativitas peserta sekaligus menegaskan bahwa sorgum memiliki potensi sebagai salah satu alternatif pangan lokal. Menurutnya, Kabupaten Demak memiliki beragam potensi pangan dari sektor pertanian, perikanan, dan peternakan yang perlu terus dikembangkan.
“Potensi pangan lokal harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Demak dr. Muh. Zaky Ma’ardi mendorong masyarakat menerapkan pola konsumsi pangan yang sehat, bergizi, dan seimbang. Pengembangan sorgum juga dinilai relevan sebagai alternatif pangan di tengah tantangan kekeringan yang dihadapi sektor pertanian.
Dari hasil penilaian dewan juri, Desa Margohayu, Kecamatan Karangawen meraih Juara I dengan skor 439. Juara II diraih Desa Kangkung, Kecamatan Mranggen dengan skor 429, Juara III diraih Desa Kenduren, Kecamatan Wedung dengan skor 404, Juara Harapan I diraih Desa Tanggul, Kecamatan Mijen dengan skor 402, Juara Harapan II diraih Desa Prampelan, Kecamatan Sayung dengan skor 401 sedangkan Juara Harapan III diraih Desa Kuwu, Kecamatan Dempet dengan skor 400.
Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mendorong inovasi, pemanfaatan pangan lokal, serta penerapan pola konsumsi B2SA di tingkat keluarga dan masyarakat. (Prokompim)




