
DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak terus memperkuat komitmennya dalam menangani permasalahan stunting dan meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan. Hal ini ditegaskan melalui kegiatan Pembinaan dan Penyerahan Bantuan Susu kepada Anak Terlantar (Termasuk Stunting) yang digelar di Pendopo Satya Bhakti Praja, Senin (11/05/2026).
Plt. Kepala Dinsos P2PA Kabupaten Demak, Agus Herawan, S.IP. M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan susu ini menyasar 265 anak sebagai upaya intervensi pemenuhan gizi kronis. Penyaluran bantuan akan dilaksanakan selama tiga hari, berlokasi di Pendopo dan Aula Dinsos P2PA.
“Stunting tetap menjadi prioritas kami karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Selain susu, kami juga menyerahkan bantuan kursi roda bagi lansia dan disabilitas, bantuan permakanan, perlengkapan sekolah, hingga bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP),” ujar Agus.
Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., dalam sambutannya menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat guna memastikan pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, hingga sanitasi yang sehat berjalan beriringan.
“Pemberian bantuan susu ini adalah bentuk kepedulian nyata pemerintah. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan orang tua dalam menerapkan pola asuh dan pemeriksaan kesehatan rutin di posyandu,” tutur Bupati yang akrab disapa Mbak Eisti tersebut.
Bupati juga berharap agar seluruh bantuan yang diserahkan, termasuk alat bantu bagi penyandang disabilitas, dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin guna meningkatkan kemandirian masyarakat.
Menutup arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga Pemerintah Desa atas kerja keras dalam percepatan penurunan stunting. Beliau juga secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Sentra Margo Laras Pati atas kontribusi berkelanjutannya di Kabupaten Demak.
“Semoga ikhtiar kita bersama ini membuahkan hasil optimal demi mewujudkan generasi Demak yang sehat, cerdas, dan tentu saja, Demak Zero Stunting,” pungkasnya. (Prokompim)

