Wakil Bupati Demak bersama istri turut hadir langsung di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, pada Minggu (11/5/2025), untuk menyambut kedatangan rombongan jemaah haji asal Kabupaten Demak yang tergabung dalam Kloter 42 SOC. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi wujud perhatian dan dukungan penuh terhadap kelancaran ibadah haji warga Demak.
Kloter 42 SOC yang diberangkatkan dari Gedung IPHI Demak, terdiri dari 356 orang jemaah. Mereka berasal dari berbagai kecamatan, seperti Karanganyar, Mranggen, Wonosalam, Wedung, dan Kebonagung. Setelah menjalani prosesi pelepasan di daerah asal, para jemaah melanjutkan perjalanan menuju Donohudan untuk mengikuti tahapan akhir berupa pemeriksaan administrasi dan kesehatan sebelum diterbangkan ke Tanah Suci.
Setibanya di Donohudan, Wakil Bupati dan istri tampak menyapa para jemaah serta meninjau langsung berbagai fasilitas asrama. Ia juga berbincang dengan panitia penyelenggara dan petugas haji, memastikan seluruh layanan berjalan sesuai dengan prosedur dan kebutuhan jemaah terpenuhi dengan baik.
Tahun ini, total sebanyak 1.575 orang jemaah haji dari Kabupaten Demak tercatat siap diberangkatkan. Jumlah ini tersebar dalam enam kelompok terbang utama, yakni Kloter 38 hingga Kloter 43, serta didukung oleh sembilan jemaah cadangan yang siap menggantikan apabila ada peserta yang berhalangan. Proses pemberangkatan berlangsung secara bertahap sejak Sabtu, 10 Mei hingga Senin, 12 Mei 2025.
Seluruh tahapan pemberangkatan dimulai dari Gedung IPHI Demak, yang menjadi titik kumpul utama sebelum jemaah menuju Asrama Haji Donohudan. Di setiap kloter, panitia telah menyiapkan mekanisme layanan, mulai dari transportasi, konsumsi, pengawasan kesehatan, hingga dukungan spiritual, guna memastikan jemaah siap secara fisik dan mental dalam menunaikan ibadah haji.
Pemerintah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah ini. Pendampingan oleh petugas haji daerah juga disiapkan secara menyeluruh, agar para jemaah dapat beribadah dengan tenang, aman, dan nyaman sejak dari tanah air hingga kembali ke kampung halaman. (Prokompim)

