Wakil Bupati Demak Hadiri Manaqib Kubro dan Peringatan Isro’ Mi’roj di Karanganyar

Demak – Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin, M.Pd., menghadiri kegiatan Manaqib Kubro, Istighosah, Rajabiyyah, dan Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An-Nahdliyah, Minggu (4/1/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, dihadiri para romo kyai, sesepuh thoriqoh, wabil khusus KH. Sahidan dari Kudus, jajaran pengurus Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An-Nahdliyah Kecamatan Karanganyar, Kepala Desa Cangkring beserta perangkat, para kyai masjid dan musholla se-Kecamatan Karanganyar, serta jamaah dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Demak menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An-Nahdliyah yang secara istiqomah menjaga tradisi keilmuan, spiritualitas, dan amaliah Ahlussunnah wal Jama’ah.

“Kegiatan ini bukan hanya sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta meneguhkan nilai-nilai akhlakul karimah di tengah masyarakat,” ujar Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan bahwa peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW mengandung hikmah mendalam, khususnya perintah sholat lima waktu sebagai tiang agama. Sholat mengajarkan kedisiplinan, keikhlasan, dan tanggung jawab, baik sebagai hamba Allah maupun sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Sementara itu, bulan Rajab disebut sebagai bulan penuh kemuliaan yang menjadi momentum untuk memperbanyak introspeksi diri, meningkatkan ibadah, serta mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan.

Melalui kegiatan manaqib dan istighosah, Wakil Bupati mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat doa dan ikhtiar spiritual agar Kabupaten Demak senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan, serta dijauhkan dari segala bentuk musibah dan perpecahan.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Demak menyadari peran strategis ulama, thoriqoh, dan majelis dzikir dalam menjaga moralitas, ketentraman, serta persatuan umat. Oleh karena itu, sinergi antara umara dan ulama akan terus diperkuat demi mewujudkan Demak yang religius, bermartabat, maju, dan sejahtera.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati berharap awal Tahun 2026 dapat dijadikan momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan iman dan ketakwaan, serta menumbuhkan optimisme dan kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Demak. (Prokompim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *