
Dalam menghadapi permasalahan umat, tentunya perlu adanya effort dan support serta sinergitas berbagai kalangan. Pemerintah butuh masukan dan saran dari alim ulama yang lebih mengetahui kondisi lingkungan masyarakat serta memiliki interaksi langsung dengan masyarakat. Oleh karenanya, FKUU merupakan wadah silaturrahmi yang tepat dalam membahas problematika yang terjadi di masyarakat, terutama yang terjadi di wilayah Kecamatan Karanganyar.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Demak, KH. Ali Makhsun, M.S.I., dalam sambutannya saat menghadiri acara Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) di Kecamatan Karanganyar, Selasa, (07/06/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Ali Makhsun mengatakan bahwa sebentar lagi akan memasuki bulan
Dzulhijjah, yang mana akan dilaksanakan ibadah kurban. Pihaknya meminta agar turut memberikan
edukasi dan imbauan kepada masyarakat supaya segera berkurban jika memiliki kelapangan rezeki.
“Esensi kurban adalah bentuk kepedulian sosial dan wujud berbagi kebahagiaan terhadap sesama. Melalui ibadah kurban, semoga mampu memupuk persaudaraan umat dan membangun masyarakat yang harmonis dengan landasan spirit keagamaan,” ungkapnya.
Terkait merebaknya wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Ali Makhsun minta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir. Karena dari jajaran Pemerintah Kabupaten Demak telah melakukan gerak cepat melakukan dan koordinasi dengan stakeholder multisektor.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan terhadap wabah PMK melalui screening dan pengawasan ketat pada lalulintas ternak dari luar kota dan pengecekan tiap pasar hewan hingga kelompok ternak yang ada di Kabupaten Demak,” tuturnya.
