Selasa (28/5) di Pendopo Satya Bhakti Praja Kabupaten Demak berlangsung kegiatan silaturahmi dan buka bersama ulama dan umara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak tahun 1440 Hijriyah / 2019 M bersama mewujudkan kemaslahatan ummat, guyub rukun bareng-bareng mbangun Demak.
Kabag Kesra Setda Demak Anang Badrul Kamal selaku Ketua Penyelenggara menyampaikan, kegiatan Silaturahmi ulama umara secara rutin dilaksanakan di Kabupaten Demak dalam rangka menjalin komunikasi ulama, kyai dan kepala OPD di Kabupaten Demak, sehingga tercipta komunikasi yang harmonis sehingga berimbas pada Kabupaten Demak yang aman, nyaman dan damai.
Wakil Bupati Demak Drs. H. Joko Sutanto menjelaskan Demak memiliki berita duka dan berita bahagia. Kabar dukanya karena kemarin kita kehilangan Kepala Dinas Perhubungan Demak yaitu Bapak Kholidin. “Semoga arwah beliau diterima dengan tenang disisi Allah SWT dengan khusnul khotimah,” ungkapnya.
Sedangkan kabar gembiranya, lanjut Wabup, baru saja kita peroleh kabar bahwa sore ini Pemerintah Kabupaten Demak telah menorehkan sejarah baru untuk ketiga kalinya yaitu memperoleh opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI, karena tertib administrasi dan tertib Pengelolan keuangan serta aset Pemkab Demak.
Menurut Joko, dengan diperolehnya WTP, kepercayaan Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Tengah semakin meningkat dan semakin baik. “Untuk mendapatkan opini WTP tidaklah mudah karena kita Guyub Rukun Mbangun Demak, kerja bersama-sama baik di tingkat desa, kecamatan dan Kabupaten. Dengan kekompakan inilah kita bisa bersatu padu, sehingga anggaran dari Pusat, Provinsi turun di Demak,” tegas Joko Sutanto.
Selain itu Wakil Bupati Demak menambahkan pasca pemilu kami ucapkan terimakasih kepada tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Demak. Berdasarkan instruksi pusat, untuk menenangkan umat diwilayahnya masing-masing, kita tetap menjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI harga mati sehingga perpecahan umat di negara ini tidak akan terjadi. “Semoga di puasa ramadhan tahun ini mendapatkan rahmat dan membawa berkah amin,” pungkasnya. (Humas Demak)
