
Pandemi covid-19 yang masih melanda Indonesia meski menjadi musibah namun di sisi lain juga membawa berkah. Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes, dengan adanya pandemi dapat memunculkan peluang, karena membawa perubahan dan tugas baru, khususnya kepada pengawas sekolah.
Sebelum ada pandemi Covid-19, pengawas sekolah terbiasa melaksanakan tugas-tugas sebagaimana biasa. Bahkan tak sedikit yang merasa jenuh karena terus mengulang pola pekerjaan dan kebiasaan yang sama. Di antaranya melakukan kegiatan supervisi akademik, manajerial, membina dan melatih guru dan kepala sekolah. “Begitu ada pandemi, mendadak heboh. Pengawas mulai mencari cara baru untuk bisa melakukan tugasnya. Mereka mencari tahu bagaimana mengakses aplikasi digital yang dapat difungsikan sebagai media bekerja,” kata Sekda Singgih saat memberikan arahan dan pembinaan kepada koordinator wilayah dan pengawas TK, SD, SMP se-Kabupaten Demak, Selasa (12/1/2021) di gedung Bina Praja.
Lebih lanjut dijelaskan di masa pandemi ini, pengawas harus bertransformasi. Berubah dari era konvensional menuju era digital. “Banyak konsekuensi yang harus dihadapi dari transformasi ini. Tapi mau tidak mau, suka tidak suka kita harus mengalami dan melakukan itu semua. Pengawas harus mau belajar. Di dalam perubahan kemungkinan ada yang sukses, gagal dan ada yang tidak berubah. Ini semua tergantung keputusan kita, “jelasnya. (*prokompim*)
