Tradisi Syawalan di desa Bungo Demak

Bupati Demak HM. Natsir, Wakil Bupati Demak Drs. joko Sutanto beserta Forkopimda menghadiri pesta sedekah laut “Syawalan” di Desa Bungo Kecamatan Wedung Kabupaten Demak, Rabu (12/6). Tradisi yang berlangsung tiap tujuh hari setelah Iedul Fitri tersebut diawali dengan arak-arakan prosesi larungan dan hasil bumi dari Balai Desa Bungo menuju ke Balai Pelelangan ikan.
Menurut Bupati, kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rizki yang diberikan. “Biar pendapatan masyarakat makin melimpah, tambah berkah, sungainya terjaga, lautnya bersih, daerahnya nyaman, akhirnya masyarakatnya dapat memiliki hasil laut yang berlimpah sehingga masyarakat Demak makin sejahtera,” jelasnya.
Natsir melanjutkan, tradisi syawalan tersebut tidak hanya berlangsung di Desa Bungo saja, tetapi juga di tempat lain di Demak. Seperti di Tambak Bulusan, Morosari, Onggojoyo dan Morodemak. “Saya berharap tradisi semacam ini tetap lestari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk berduyun-duyun datang melihat tradisi masyarakat pesisir di wilayah Demak,” harapnya.
Menurutnya, dengan bertambahnya wisatawan otomatis bisa menambah pendapatan masyarakat sekitar sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Ia juga berharap kegiatan semacam itu perlu ditingkatkan lagi serta perlu ditambah sarana prasarananya dan promosinya di media.
Kepala Desa Bungo Slamet, S.Sos. mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kehadiran Bupati beserta jajarannya. Ia mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk melestarikan Syawalan yang ada di Desa Bungo dengan maksud supaya destinasi wisata yang ada di Bungo lebih baik lagi. (Humas Demak)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *