Sosialisasi Kearsipan Untuk Pimpinan OPD Se-Kab Demak

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak menggelar Sosialisasi Pengawasan Kearsipan Internal bagi Kepala Perangkat Daerah Se Kabupaten Demak, yang dibuka oleh Wakil Bupati Demak, Drs. Djoko Sutanto, Kamis (15/4/2021).

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Demak, HM. Natsir, Sekda Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes beserta para asisten di gedung Grhadika Bina Praja. Adapun sosialisasi dihadiri 26 Kepala OPD, 14 Camat dan 9 Kabag pada Setda Demak.

Kepala Dinperpusar Demak, Heru Prayitno, ST.MSi dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi sebagai tindaklanjut dari pengawasan kearsipan tahun 2020 yang belum optimal. Hal ini terlihat dari hasil penilaian terhadap laporan kearsipan daerah (LKD) tahun 2020 yang mendapat kategori memuaskan.

Artinya pengelolaan kearsipan masih berada pada posisi tengah dan belum mencapai posisi sangat memuaskan. “Sosialisasi ini sangat penting melihat selama ini jika memperbincangkan tentang kearsipan dianggap kurang menarik. Namun faktanya arsip ini memang sangat penting karena di semua aspek kehidupan kita sangat memerlukannya, ”ucapnya.

Pihaknya berharap dengan adanya sosialisasi pengawasan kearsipan internal, maka mindset tentang kerasipan akan berubah, sehingga akan menjadi penyemangat dan ada tindaklanjut dari semua pimpinan perangkat daerah. “Pengelolaan kearsipan daerah yang belum optimal, diharapkan bisa terdongkrak menjadi lebih baik dan berada di tahap sangat memuaskan, “harapnya.

Sementara itu, Bupati Demak dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Djoko mengungkapkan bahwa semua pihak harus memiliki pemahaman yang sama bahwa kearsipan merupakan sesuatu yang informatif. “Jika tidak ada arsip, pemerintahan negara, daerah hingga tingkat desa tidak bisa berjalan dengan lancar, maka jangan pernah diabaikan, “ungkapnya.

Oleh karenanya beliau berpesan kepada segenap pimpinan untuk menunjuk petugas arsip yang kompeten. “Jangan asal-asalan dalam menunjuk petugas arsip karena jika muncul permasalahan, maka akan kesulitan untuk mencari arsip yang dibutuhkan. “ tegasnya. (prokompim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *