
Pemerintah Kabupaten Demak melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Demak kembali menyelenggarakan Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) Tingkat Kabupaten Demak. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Wonosalam, Senin (12/10/2020) tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi antara ulama dan umaro dalam mencegah penyebaran Covid-19.
Kabag Kesra Setda Demak, Drs. Muhammad Muzayyin menyampaikan bahwa kegiatan FKUU diselenggarakan di 14 kecamatan di wilayah Kabupaten Demak sebagai bentuk sinergitas antara Pemkab Demak bersama dengan para ulama’ dalam rangka pencegahan covid-19. “Melalui momen ini, mari kita ajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, “ungkapnya.
Senada dengan Kabag Kesra, Camat Wonosalam, Dra. Sri Utami mengatakan koordinasi antara ulama dan umaro’ harus terus dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19. “Koordinasi harus kita tingkatkan di masa pandemi ini, hal ini demi menekan penyebaran Covid-19, “tuturnya.
Pihaknya menambahkan sosialisasi terkait protokol kesehatan harus terus dilakukan baik bagi kaum muda dan kaum tua. “Mari kita terus menyosialisasikan protokol kesehatan dengan 3M, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak sebagai upaya agar kita tidak tertular Covid-19, ” pungkasnya.
Sementara itu Bupati Demak dalam arahannya menekankan peran penting semua pihak dalam mencegah penyebaran Covid-19. Terlebih di lingkungan pondok pesantren dan madrasah karena telah dilakukan simulasi pembelajaran tatap muka. “Kabupaten Demak telah berupaya mengusahakan pendidikan berjalan seperti sedia kala dengan mengadakan simulasi pembelajaran tatap muka sesuai dengan protokol kesehatan, untuk itu para Kepala pondok maupun madrasah harus mengingatkan peserta didik untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, ”jelasnya. (Protokol dan komunikasi pimpinan).
