Serasehan Hari Buruh Nasional, Bupati Minta Agar Dapat Menjalin Hubungan Industrial Baik dan Sehat

Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E. berharap terjalin hubungan industrial yang baik dan sehat antara para pengusaha dan pekerja. Apabila hal itu teralisasi, diyakini Bupati Demak kontribusi pengusaha dan pekerja pada daerah dapat lebih maksimal dan produktif.

“Tentu ini menjadi harapan kami agar para pengusaha dan pekerja dapat membangun hubungan industrial yang baik dan sehat, sehingga kontribusi kepada daerah dapat lebih maksimal,” kata Bupati Demak saat membuka Sarasehan dalam rangka memperingati Ketupat Mayday tahun 2022 di Hotel Amantis, Demak, Kamis (19/05/2022).

Bupati Demak menuturkan, kegiatan tersebut merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan sinergitas dan soliditas antara pemerintah, pengusaha dan pekerja.

“Dengan sinergisitas yang kuat akan menciptakan hubungan yang kondusif dan dinamis dalam mengatasi berbagai persoalan ketenagakerjaan. Menjadi harapan kita bersama situasi ketenagakerjaan akan semakin membaik seiring pemulihan ekonomi yang terus diupayakan pemerintah,” katanya.

Selain itu, Bupati Demak mengajak para serikat pekerja atau serikat buruh untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur hubungan industrial Pancasila, yang belakangan terasa luntur seiring meningkatnya kebebasan berserikat dan liberalisasi pasar di Indonesia.

Menurutnya, prinsip nilai luhur hubungan industrial Pancasila sangat efektif dalam meredam berbagai gejolak di bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

“Terlebih nilai tersebut mengedepankan prinsip-prinsip adaptif dan kolaboratif melalui dialog sosial, musyawarah untuk mufakat, kekeluargaan serta gotong royong. Maka dari itu saya sangat yakin, dengan hubungan industrial yang harmonis, kelangsungan usaha dan produktivitas akan terjaga, sehingga memberikan keuntungan semua pihak baik pengusaha maupun pekerja,” tuturnya.

Pekerja merupakan bagian penting dalam upaya menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, berkeadilan dan bermartabat. Pekerja bukanlah sebagai alat produksi yang dapat dieksploitasi. Sebaliknya, pekerja merupakan pilar penting dalam membangun kemitraan dengan pemerintah dan pengusaha, pungkas Bupati. (Prokompim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *