Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu faktor kunci kesuksesan menurunkan kemiskinan di Kabupaten Demak. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes dalam Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Demak Tahun 2021, Rabu (07/04/2021) di Hotel Amantis. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinsos P2PA Kabupaten Demak dan para narasumber.
Lebih lanjut Sekda mengungkapkan salah satu faktor penghambat turunnya angka kemiskinan adalah sifat dasar manusia yang gemar menerima bantuan. “Tidak bisa kita pungkiri bahwa saat ini masyarakat masih memiliki mental miskin. Begitu ada survey pendataan, semua mengaku miskin. Jadi orangnya menggantungkan bantuan, tidak mau berubah.” Ungkap Sekda.
Menurutnya, untuk merubah mindset masyarakat, dibutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah tingkat desa, RW, RT dan tokoh agama. Pemerintah desa perlu melakukan pendataan ulang warga yang benar-benar membutuhkan bantuan sehingga program bisa terealisasi tepat sasaran.
Sementara itu Kepala Dinsos P2PA, Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si mengatakan Program Keluarga Harapan merupakan percepatan penanggulangan kemiskinan dan sekaligus pengembangan sistim jaminan sosial kepada warga miskin. Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Program Keluarga Harapan yang juga disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH. (Prokompim).

