Sekda Demak : Responsiveness dan Responsibility, Kunci Kemenangan Yang Terlupakan

Responsiveness dan responsibility merupakan kunci kemenangan yang sering terlupakan. Karena banyak diantara kita yang merasa sudah baik, merasa sudah berbuat, merasa sudah benar, merasa sudah sigap, tanggap dan cepat serta merasa sudah menang. Sikap merasa inilah yang membuat responsive dan responsibility menjadi terlupakan. Demikian diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes saat memberi arahan pada kegiatan Monitoring dan Desk Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan Perangkat Daerah, Rabu (11/11/2020) di Ballroom Wakil Bupati.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa di era saat ini dibutuhkan sesuatu yang cepat, murah, terjangkau dan berkualitas. “Yang cepat mengalahkan yang besar dan yang bertahan yang menang. Untuk dapat bertahan diperlukan adaptasi dan inovasi, “jelasnya. Ditambahkan pula masalah yang sering muncul saat ini adalah suka mengeluh, suka menunda, malas, tidak tahan banting, sulit berubah, tidak mau menjalani prosesnya dan suka menyalahkan orang lain. Solusinya adalah mau belajar, ada target menantang, ada tahapan yang jelas, reward dan punishment yang berkualitas. “Siapa yang harus memulai ? adalah pimpinan terlebih dulu setelah pimpinan baru staf dan jajaran dibawahnya, “tambahnya.
Sementara itu Kabag Organisasi Setda Demak, Tri Edy Utomo, AP. M.Si menyampaikan kegiatan proges penyusunan standar kompetensi jabatan perangkat daerah merupakan tindaklanjut dari rangkaian kegiatan penyusunan anjab dan ABK, yang diikuti oleh kepala subbagian umum dan kepegawaian pada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak. “Reformasi birokrasi menjadi kunci utama dalam penyederhanaan organisasi, namun masih banyak hal yang perlu dipersiapkan. Diantaranya pelaksanaan penyusunan anjab, ABK dan sistem kompetensi jabatan, “ungkapnya. (protokol dan komunikasi pimpinan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *