
DEMAK – Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes meminta kepada seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Demak untuk “galak” kepada masyarakat yang tidak disiplin terhadap protokol kesehatan.
Hal tersebut ditegaskan saat Rakor penguatan 3T (testing, tracing dan treatment) dalam PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Kabupaten Demak, Senin (02/8). Rakor yang diselenggarakan secara virtual tersebut diikuti oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Kepala DKK Demak, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Demak, serta tenaga laborat se-Kabupaten Demak.
“Saya minta Kepala Puskesmas bisa melakukan penindakan protokol kesehatan di wilayah masing-masing. Jalin kerjasama dengan Camat, Kades, Babinsa, Babinkamtibmas dan para ulama. Protokol kesehatan harus diperketat”, tegas Sekda Demak.
Tak hanya itu saja, Sekda Demak juga meminta agar Kepala Puskesmas memastikan bahwa setiap warga di wilayahnya yang terkena virus Corona harus tertangani dengan baik. “Pastikan pasien mendapat penanganan yang baik. Obat tercukupi. Itu tugas panjenengan semua”.
Sekda menambahkan bahwa sebagai koordinator yang menangani masalah kesehatan di desa, Kepala Puskesmas harus pro aktif dan responsif terhadap hasil swab. “Jika ada warga yang positif, segera tracing. Jangan ditunda. Semakin ditunda, penyebaran semakin cepat. Ini harus menjadi perhatian bersama”.(Protokol dan Komunikasi Pimpinan)
