
DEMAK – Beras semi organik Mlatiharjo mendapat apresiasi dari Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo. Hal tersebut terungkap saat
Mentan RI melihat langsung produksi beras organik di KSU Citra Kinaraya, Desa Mlatiharjo, Kecamatan Gajah, Kebupaten Demak, Kamis, (15/10).
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Ir Wibowo melalui Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Heri Wuryanta mengungkapkan bahwa kunjungan Menteri Pertanian tersebut dalam rangka meninjau korporasi petani yang ada di Demak. Menurutnya, di Kabupaten Demak telah memiliki KSU dan PT Tasbiya Mulyatani. “Itu bentuk korporasi yang kita kembangkan,”katanya di sela menyambut menteri kemarin.
Heri menambahkan saat ini KSU Citra Kinaraya baru mampu memproduksi enam macam beras semi organik dengan kapasitas 10 ton per hari. Yaitu, beras merah, hitam, gengkiu (campuran), cokelat, melati, dan aromatik. Beragam jenis beras tersebut telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga ke Timika dan Papua dengan harga dikisaran 16 ribu rupiah hingga 22 ribu rupiah.
“Harganya jauh di atas rata-rata hasil pertanian lainnya. Untuk itu, kami berupaya untuk mengembangkan kapasitas produksi. Alhamdulillah KSU Citra Kinaraya dapat pinjaman dari LPDP Kementerian Pertanian Rp 2,5 miliar. Dana tersebut rencananya untuk pembangunan pabrik pengolahan beras semi organik di Desa Boyolali, Kecamatan Gajah.”, terangnya. (*Protokol dan Komunikasi Pimpinan)
