Sambut Malam Takbiran, Aparat Gabungan Siap Diterjunkan Mengamankan Kabupaten Demak

Menyambut malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1443 di wilayah Kabupaten Demak, sedikitnya 500 aparat gabungan diterjunkan untuk melakukan pengamanan. Apel pengamanan digelar dengan melibatkan anggota TNI, aparat Polres Demak dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), berlangsung di Alun-Alun Simpang Enam Demak, Minggu (1/5/2022).
Turut Hadir Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., Kapolres Demak, AKBD Budi Adhy Buono, S.I.K., S.H,., M.H., Dandim 0716/Demak, Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo, serta Pj. Sekda Demak, Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si.
Seluruh personel menyebar ke setiap Polsek, Koramil, dan Pol PP di kecamatan yang ada di wilayah Kota Wali. “Mulai sore kami telah melakukan kegiatan pergeseran pasukan ke wilayah- wilayah untuk membantu jajaran Polsek dalam rangka pengamanan malam takbir dan juga untuk shalat Idul Fitri besok,”  ujar AKBP Budi Adhy Buono, usai menggelar apel pengamanan malam takbiran di Alun-alun Demak.
Salah satu yang jadi pusat pengamanan yakni Alun-alun Simpang Enam Demak, pemukiman warga serta di setiap Desa yang ada di Kabupaten Demak. Hal itu salah satunya untuk mengantisipasi terjadinya tawuran atau tindak kriminal lain di wilayah tersebut.
Perayaan Hari Raya Idul Fitri merupakan momen istimewa bagi umat Islam setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa. Sehingga momen yang spesial tersebut harus disambut dengan memperbanyak rasa syukur. Pihaknya mempersilahkan masyarakat takbir di mushola atau masjid masing-masing. Jangan sampai momen bahagia itu dibarengi dengan sesuatu yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Budi menambahkan, agar dalam pengamanan malam takbir tersebut, semua personel tetap mengedepankan sikap humanis. Imbauan kepada masyarakat untuk melakukan takbiran di masjid masing-masing, serta selalu memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
“Petugas silahkan berkolaborasi di lapangan, sehingga pelaksanaan tugas berjalan dengan baik. Beberapa gangguan yang harus di antisipasi yaitu konvoi menggunakan roda empat dan roda dua di jalan raya yang menimbulkan dampak terjadinya kemacetan bahkan tawuran antar warga,” tandasnya. (Prokompim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *