RSUD SULTAN FATAH DIRESMIKAN BERSAMAAN DENGAN 6 SARANA PUBLIK

Pemerintah Kabupaten Demak meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah Sultah Fatah yang berada di Jalan raya Semarang – Purwodadi, Kecamatan Karangawen, Minggu (15/12). Proyek senilai Rp. 130 M ini diselesaikan dalam 3 tahun anggaran sejak tahun 2017 – 2019. Peresmian Rumah Sakit Sultan Fatah ini juga sekaligus bersamaan dengan peresmian enam sarana publik, yakni Command Center Dinas Kominfo Demak yang berada di Gedung Wakil Bupati lantai 1, Instalasi farmasi Dinkes Demak, Puskesmas Pembantu 1 Kedung Mutih Wedung, Gedung Puskesmas Sayung 1, Puskesmas Pembantu Sumberejo Mranggen dan Gedung Penyakit dalam Kelas III RSUD Sunan Kalijaga Demak.
Bupati Demak HM. Natsir dalam sambutannya berharap keberadaan RSUD Sultan Fatah ini bisa mengcover kebutuhan kesehatan masyarakat Kabupaten Demak, utamanya masyarakat Demak bagian selatan. Sehingga warga Demak tidak perlu lagi berobat ke luar kota maupun kabupaten lain.
”Hadirnya RSUD Sultan Fatah ini saya harapkan dapat semakin memperlancar pelayanan kesehatan di Kabupaten Demak,” kata Bupati.
Ia meminta kepada seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Demak, utamanya di RSUD Sultan Fatah untuk terus meningkatkan kinerjanya dan kualitas pelayanannya.
”Beragam fasilitas yang memadai tanpa adanya SDM yang handal, tidak akan ada artinya apa-apa. Saya yakin, dengan layanan berkualitas, fasilitasnya memadai, dapat dipastikan masyarakat akan merasa nyaman berobat kesini, ucapnya.
Ia pun berpesan sebagai pelayan masyarakat, harus selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat tanpa pandang bulu. ”Layani masyarakat dengan sepenuh hati. Jangan lupa tersenyum. Jaga dan rawat fasilitas yang ada,” pesannya.
Terakhir, Bupati minta kepada segenap jajaran direksi RSUD Sultan Fatah agar segera menyiapkan proses akreditasi. Mengingat akreditasi merupakan salah satu syarat bermitra dengan BPJS Kesehatan.
”Maksimal pada Juli 2020 mendatang, masyarakat yang akan berobat di RSUD Sultan Fatah harus sudah bisa tercover BPJS. Ini perlu kerja keras kita bersama. Apalagi Kabupaten Demak sudah mendapat penghargaan UHC Award. Maka, sudah menjadi kewajiban kita untuk bisa memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sehingga derajat kesehatan masyarakat di Demak semakin meningkat,” pungkasnya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Ghufrin Heru Putranto, SKM.M.Kes. menjelaskan RSUD Sultan Fatah Type C dengan 184 tempat tidur ini dibangun dengan dana APBD melalui tiga tahap pembangunan.
”Adapun rincian penyaluran APBD tahun 2017 dibangun Gedung A dengan 2 lantai dengan dana sebesar 15 M, tahun 2018 untuk Gedung B dengan 3 lantai dengan dana sebesar 15 M, tahun 2019 pembangunan dilanjutkan dengan membangun Gedung C – J, Gedung Gas Medis, Gedung Genset, IPAL dengan dana sebesar 100 M, serta peralatan sarana pendukung Alkes dan penunjang sebesar 50 M,” jelas Ghufrin. (Humas Demak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *