Demak – Dalam memimpin sebuah bangsa, antara agama dan nasionalisme tidak bisa dipisahkan, ke duanya harus disandingkan sehingga dapat menjadikan sebuah negara itu kuat. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat Haul Agung ke 517 Kanjeng Sultan Raden Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo Tahun 2020 di halaman Masjid Agung Demak, Kamis (6/2). Pengajian umum tersebut merupakan puncak dari seluruh rangkaian acara Haul Agung Sultan Fattah.
Dalam sambutannya, Taj Yasin mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berpegang teguh pada Al-Qur’an. “Islam selalu mengajarkan kebaikan. Selalu mentaati perintahNya dan menjauhi laranganNya. Salah satunya dengan selalu taat kepada Allah, utusan Allah, dan kepada pemerintah. Kita juga harus selalu menjadikan Nabi Muhammad menjadi sosok panutan kita”.
Menurut Wagub, ajaran lain yang tak kalah penting adalah menjaga kebersihan. Maka dari itulah, wagub menghimbau agar para jamaah pengajian untuk tidak membuang sampah sembarang. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan selalu mendukung program-program Masjid Agung Demak.
Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Demak, HM Natsir. Berulang kali orang nomor satu di Kabupaten Demak tersebut menghimbau kepada masyarakat Demak, khususnya peserta pengajian untuk tidak membuang sampah pada tempatnya. “Jangan buang sampah sembarangan. Kumpulkan sampah. Awalnya bersih, selepas pengajian juga harus bersih”.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk melanjutkan teladan Sultan Raden Fattah dengan menjaga dan mengembangkan kerukunan dan toleransi kehidupan bermasyarakat. “Raden Fatah merupakan salah satu sosok umaro’ yang ulama. Artinya, beliau mampu memposisikan diri sebagai seorang pemimpin dan juga sebagai seorang kyai dengan mengedepankan ahlaqul karimah dan mengabdikan diri untuk perjuangan Agama Islam”.
Sebelumnya, pengajian tersebut diawali dengan lantunan bacaan shalawat dan ayat suci al-quran yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan diikuti oleh segenap yang hadir dalam acara tersebut.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Demak, Jajaran Forkopimda Kabupaten Demak, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Demak, Habib Luthfi Ali Bin Yahya, Ketua MUI Kabupaten Demak, pengurus Takmir Masjid Agung Demak, serta masyarakat Kabupaten Demak. (*Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Demak)
