Rencana pelaksanaan vaksinasi tahap II di gelar pada acara Vidcon Rakor Forkopimda bersama Kemendagri, Senin (15/01/21) di Command Center. Hadir sebagai peserta gubernur, bupati dan walikota se Indonesia via zoom meeting.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menuturkan bahwa kasus konfirmasi covid-19 di Jawa Tengah telah mengalami penurunan di beberapa rumah sakit, seperti RS Wongso Semarang. Hal ini dibuktikan dengan adanya penutupan tempat isolasi pasien covid-19. Selain itu, beliau menghimbau Dinas Kesehatan untuk tetap melakukan controlling vaksin dan mencari pola komunikasi ke masyarakat terkait distribusi pemberian vaksin.
Senada dengan Ganjar, Kemenkes, Budi Gunadi Sadikin memaparkan SDM kesehatan yang harus di vaksin sampai tanggal 21 Februari 2021 sejumlah 203.601 orang. Berdasarkan rekomendasi Indonesia Technical Advisory Group On Immunization (ITAGI), Kemenkes mengeluarkan SE bahwa penyintas covid-19 dapat divaksinasi dengan syarat dinyatakan sembuh lebih dari 3 bulan. Selain itu, kelompok komorbid pun dapat diberikan vaksin dengan catatan penyakit yg diderita belum termasuk kategori akut. Ditambahkan pula bahwa terdapat empat metode vaksinasi tahap II yaitu berbasis faskes, institusi, massal di tempat serta massal bergerak.
Menanggapi rencana tersebut, Sekda Demak dr. Singgih Setyono, M.Kes menghimbau agar realisasi vaksinasi bisa dilakukan dengan cepat. Upaya yang perlu dilakukan adalah melakukan pelatihan kepada tenaga vaksinator dan penambahan tempat dan loket untuk proses vaksinasi misalkan di IPHI, RS, Aula kecamatan. (#prokompim*)
