Pj. Sekda Demak Buka Rakor Satu Data Demak

      No Comments on Pj. Sekda Demak Buka Rakor Satu Data Demak

Pj. Sekda Demak, Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si membuka acara Rapat Koordinasi Satu Data Kabupaten Demak, bertempat di Ballroom Wakil Bupati Lantai II, Selasa, (27/09/2022). Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak dan diikuti oleh seluruh admin OPD, admin Kecamatan beserta para sekretaris program dimasing masing instansi.

Dalam amanatnya, Pj. Sekda Demak mengungkapkan bahwa data itu sangat penting sebagai alat bantu untuk mengambil suatu kebijakan. “Data sangat penting dan sangat diperlukan guna mempermudah suatu pekerjaan, atau saat sedang mencari sumber – sumber untuk membuat suatu kebijakan,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya, data juga harus selalu diupdate agar tidak salah saat mengambil suatu kebijakan. Pihaknya juga mendukung terselenggaranya kegaiatan tersebut, karena bisa menjadi acuan bagi OPD terkait, dalam mendukung penyelenggaraan data statistik sektoral.

“Artinya, pimpinan bisa menjadi mencari data yang sudah diback-up oleh wali data (dinkominfo) kalau ada hambatan terkait data yang diminta oleh penyelenggara statistik. Misalnya jika ada pimpinan OPD enggan menyampaikan data yang dibutuhkan, maka pimpinan bisa memberikan intervensi,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinkominfo Demak, Dra. Endah Cahyarini mengatakan bahwa data sering kali disepelekan, padahal data adalah hal penting yang ada di RPJMD dan harus diupdate dari waktu ke waktu secara periodik agar data-data tersebut selalu terbaru.

“Pada Kesempatan kali ini diharapkan agar semua paham apa itu data, betapa pentingnya data, dan nantinya kita dapat belajar apa itu data,” ungkapnya.

Ketua Penyelenggara sekaligus Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Agus Pramono, S.H, M.H menyampaikan Kabupaten Demak mendapatkan nilai tingkat kematangan 75,83 persen di atas rata-rata Kabupaten / Kota di Provinsi Jateng sebesar 50,19 persen.

Selain di nilai tingkat kematangan, lanjutnya, hasil desk juga terbagi dalam beberapa klaster, yaitu klaster rintisan, terkelola, terdefinisi, terpadu dan terukur, yang paling tinggi adalah optimum.

“Sementara untuk Kabupaten Demak masuk dalam grade keempat yaitu klaster terpadu dan terukur, sedangkan yang masuk grade kelima ada dua Kabupaten/Kota, yaitu Kota Semarang dengan kematangan 89,58 persen dan Kota Magelang 85,94 persen dalam kategori kematangan optimum.” terangnya.

Sementara Nur Afiyah Maizunati Narasumber dari Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominsta) Kota Magelang menyampaikan paparannya terkait membangun data cerdas menuju pembangunan berkualitas. “Kompilasi data itu gampang-gampang susah, tetapi kalau selalu update itu yg paling susah, mencukupi itu penting tapi harus dinamis,” katanya. (Prokompim).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *