
Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E. bersama jajaran Forkopimda Demak memantau jalannya pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak tahap pertama, Minggu (16/10/22). Dalam pantauan pertama, Bupati Demak meninjau di TPS Desa Pilangrejo, Kecamatan Wonosalam.
Dalam tinjauannya, Bupati Eisti juga melakukan zoom meeting dengan Kementerian Dalam Negeri, Dinpermades Propinsi Jawa Tengah, dan Bupati yang daerahnya akan melaksanakan pilkades.
Bupati Eisti juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pilkades tersebut juga sesuai dengan regulasi di tengah pandemi Covid-19. “Seperti pelaksanaan ditempat terbuka dan disediakan perlengkapan prokes. Kemudian juga kita laporkan pembagian tingkat kerawanan, dari sangat rawan, rawan dan kondusif,” lanjut Bupati.
Selain itu, Bupati Eisti menyampaikan ada gap yang terjadi antar timses yaitu salah satunya menghalangi salah satu timses masuk di lokasi tempat pemilihan suara (TPS). Bupati mengatakan bahwa kondisi tersebut saat ini langsung ditangani oleh aparat dari personel gabungan.
“Kapolres beserta jajarannya turun langsung ke lokasi dan akan menindak tegas apabila ada terjadi tindakan yang tidak diinginkan,” imbuhnya.
Ia mengatakan bahwa kondisi situasi rawan pelaksanaan Pilkades hanya terjadi pada satu desa tersebut. Pihaknya sudah membagi sejumlah unsur pemerintah untuk memonitoring pelaksanaan Pilkades sesuai tingkat kerawanan.
Setelah monitoring dan zoom meeting di Desa Pilangrejo Kec. Wonosalam, Bupati melanjutkan tinjauan ke Desa Kedungori, Kec. Dempet, Desa Tlogosih, Kec. Kebonagung, dan terakhir Desa Katonsari, Kec. Demak. (Prokompim).

