
Pemerintah Kabupaten Demak menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Cilacap pada hari ini, Rabu (13/11/2024). Kunjungan diterima langsung oleh Sekda Demak Akhmad Sugiharto di Grhadika Bina Praja.
Rombongan dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Mohamad Wijaya bersama rombongan pejabat dan staf Pemkab Cilacap tersebut bertujuan untuk Studi Tiru tentang Perlindungan Pekerja Rentan melalui DBHCHT.
M. Wijaya mengatakan, pihaknya datang bersama Kepala Bappeda, Kepala Bapenda, Kepala BPKPAD, Dinakerin, Dinsos, BKP, Bagian Hukum, Bagian Perencanaan, Bagian Keuangan, Bagian Perekonomian, Jamsostek, Dinsos PPA.
Diketahui, Kab. Demak merupakan salah satu Kabupaten yang menyelenggarakan DBHCHT terbaik. Oleh Karena itu Ia serta Kepala OPD Pemkab Cilacap ingin menimba ilmu di Kabupaten Demak.

“Di Cilacap masih banyak tenaga rentan yang belum terkover dan BPJS Ketenagakerjaan diminta Pemerintah Pusat untuk mencapai 50%. Maka dari itu kami bertujuan untuk bisa mereplikasi apa yang ada di Kabupaten Demak,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekda Demak Akhmad Sugiharto mengatakan, untuk saling sharing apa yang ada di Demak dan apa yang ada di Cilacap.
Sekda Demak mengungkapkan, Pemerintah sudah cukup gencar menurunkan angka kemiskinan dengan cakupan BPJS Demak sebesar 95% tapi Ketenagakerjaan baru sekitar 45%.
“Pemerintah Daerah Demak telah mengalokasikan BPJS dari APBD, sumbangan Dinnakerin, DID dan juga melalui CSR Perusahaan. Di 2025 akan kita ditambah lagi. Tahun depan ditambah sekitar 57M. Kenapa sebesar ini, karena Demak banyak petani tembakaunya,” pungkasnya. (Prokompim)

