
HIV/AIDS adalah penyakit serius yang telah menjadi masalah global. Di seluruh dunia, jutaan orang terinfeksi HIV, virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan membuat penderitaannya rentan terhadap berbagai penyakit. HIV/AIDS tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik seseorang, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan jika tidak dicegah sejak dini.
Maka dari itu, Pemkab Demak sangat gencar untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, khususnya di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Demak.
“Sebagai siswa- siswi SMP atau MTs berada dalam masa yang sangat penting dalam kehidupan di mana banyak perubahan dan perkembangan terjadi, baik fisik maupun mental. Kita semua harus pahami itu dengan mencegah sebelum itu terjadi kepada kita,” ungkap Sekda Demak Akhmad Sugiharto pada kegiatan sosialisasi bahaya HIV/AIDS yang digelar oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kab. Demak di Aula SMPN 2 Demak, Jum’at (11/10/2024)
Ia mengungkapkan, HIV/AIDS menular melalui beberapa cara, termasuk kontak dengan darah, cairan tubuh dan perilaku seperti pengguna narkoba dengan jarum suntik yang sama atau hubungan seksual yang tidak aman.

Namun, penyakit ini tidak menular melalui aktivitas sehari- hari seperti berjabat tangan, berbagai makanan atau bersosialisasi secara normal. Oleh karena itu, perlu memahami dengan benar bagaimana HIV menular dan bagaimana cara menghindarinya.
“Di sinilah pentingnya pendidikan kesehatan, termasuk tentang HIV/AIDS, agar dapat membuat keputusan yang tepat dan tidak terjerumus dalam perilaku berisiko yang dapat membahayakan masa depan,” ujarnya.
Akhmad Sugiharto menekankan, bahwa memerangi HIV/AIDS bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab semua. S
ebagai pelajar, memiliki peran besar dalam melindungi diri sendiri dan teman- temannya dari risiko terinfeksi HIV. Salah satu cara yang paling efektif untuk melakukannya adalah dengan mendapatkan informasi yang benar tentang HIV/AIDS, menjauhi pergaulan bebas dan narkoba serta memegang teguh nilai- nilai moral dan agama.
“HIV atau AIDS adalah ancaman nyata yang bisa merusak masa depan, namun dapat kita hindari jika kita waspada dan berhati- hati,” terangnya. (Prokompim)

