Mini Lokakarya Stunting, Wabup Minta TPK dan TPPS Bersinergi

Wakil Bupati Demak, KH Ali Makhsun, MSI meminta kepada Tim Pendamping Kecamatan dan Tim Percepatan Penanggulangan Stunting (TPPS) untuk selalu berkoordinasi, bersinergi dan melakukan evaluasi dalam misi penurunan stunting di Kabupaten Demak. Mengingat Kabupaten Demak menjadi salah satu lokus prioritas pencegahan dan penanggulangan stunting. Demikian disampaikan Wabup Demak saat memberikan arahan pada kegiatan Mini Lokakarya Stunting Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2022, pada Kamis, (21/07/22).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Satya Bhakti Praja ini juga dihadiri oleh Pj Sekda Demak, Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si, Kepala Dinpermades P2KB Demak, Drs. Taufik Rifa’i, M.Si, Plt Kepala Dinkes Demak, para Pendamping Stunting, Camat beserta Kepala Desa lokus Stunting, Korlap BP KB Kecamatan Demak dan 228 anggota Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari 6 Kecamatan.

Wakil Bupati yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Demak mengatakan apabila pendampingan benar-benar dilakukan, insyaallah target 22,16% dapat tercapai.
“Lakukan pendataan pada lokus desa yang angka prevalensi stuntingnya masih rendah, “tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinpermades P2KB, bahwa stunting tingkat Kabupaten Demak yang harus dicapai tahun ini adalah 22,16%. Adapun tujuan dari pelaksanaan lokakarya adalah untuk menyinergikan visi dan misi para Tim Pendamping Keluarga yang merupakan garda terdepan pada penurunan stunting.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengucapan Komitmen oleh seluruh anggota Tim Pendamping Keluarga yang terdiri dari Bidan Desa atau Tenaga Kesehatan atau Kader Posyandu, Kader KB dan Kader PKK. (Prokompim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *