Menyambut Rangkaian Haul Agung ke-520 H Kanjeng Sultan Abdul Fattah, Bupati Hadiri Tahlil Umum Dan Ganti Slambu

Takmir Masjid Agung Demak melaksanakan prosesi Pergantian Slambu Makam Kesultanan Demak Bintoro dan Pengajian Bersama PPMA yang di gelar pada Kamis Pagi di area Makam Sultan Bintoro Masjid Agung Demak, Kamis (05/01/2023).

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E., Wakil Bupati Demak, beserta unsur Forkopimda, Sekda Demak dan Pimpinan OPD, Pengasuh Pesantren, Undangan Khusus dan dari Perhimpunan Pemangku Makam Aulia (PPMA) se-Jawa dan Madura.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, pada hakikatnya kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan mengenang jasa-jasa Kanjeng Sultan Raden Abdul Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo, utamanya dalam memimpin Demak di masa lampau.

“Beliau merupakan salah satu sosok umaro’ yang ulama yang mampu memposisikan diri sebagai seorang pemimpin dan juga sebagai seorang kyai. Banyak hal yang dapat kita teladani dari apa yang telah dilakukan untuk Demak, dan nantinya dapat kita terapkan di masa sekarang,” tuturnya.

Bupati menambahkan, dengan melalui pelaksanaan ajaran-ajaran leluhur, khususnya para wali yang telah mewariskan kepada kita, ilmu dan tradisi islami yang bermanfaat dapat memberikan momentum kepada semuanya dan bisa menyegarkan kembali pendalaman tentang ajaran agama Islam.

“Saya mengajak kepada panjenengan untuk selalu merapatkan hubungan antara ulama dan umara, karena Kabupaten Demak dapat berkembang dan maju berkat kerja keras kita semua. Tanpa do’a, bimbingan, dan dukungan seluruh pihak tentu kita tidak bisa mengembangkan Kabupaten Demak menjadi lebih maju lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua umum Takmir Masjid Agung Demak Abdullah Syifak menjelaskan maksud dan tujuan diselenggarakan acara tersebut yaitu untuk memuliakan Kanjeng Sultan Fattah beserta keluarganya.

“Memuliakan dan meneladani Kanjeng Sultan Fattah sebagai Sultan Demak sebagai Raja pertama Islam di Pulau Jawa dan Masjid Agung Demak ini yang di bangun Sultan Fattah sebagai masjid pusat kegiatan para Walisongo dalam mengajarkan menyebarkan agama Islam di Nusantara. Kemudian, menjadikan Masjid Agung Demak dan Makam Sultan Fattah sebagai ikon Demak untuk pengembangan wisata religi serta mengawal pelestarian Makam-Makam Aulia,” ujarnya. (Prokompim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *