
Bupati Demak,HM. Natsir bersama Forkopimda Kabupaten Demak melakukan penanaman bibit mangrove di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Jum’at (2/10). Kegiatan tersebut dalam rangka Karya Bakti Serbuan Teritorial Korem 073/ Makutarama Tahun 2020.
Dandim 0716/Demak, Letkol Arh. Mohamad Ufiz, S.I.P, M.I.POL mengatakan tujuan dari penanaman bibit mangrove adalah untuk melestarikan alam khususnya di wilayah pesisir, karena abrasi dan erosi menyebabkan daratan di pesisir utara semakin menghilang.
“Kita ketahui bersama bahwa abrasi dan erosi membuat daratan di wilayah pesisir semakin hilang, sehingga dengan penanaman mangrove ini diharapkan ke depan dapat mengatasi masalah tersebut”. Ungkap Dandim.
Lebih lanjut dikatakan setiap satu bulan sekali akan dilakukan monitoring dan evaluasi pemeliharaan bibit mangrove yang telah ditanam. “Kami telah bekerjasama dengan Kepala Desa Timbulsloko untuk melakukan monitoring dan evaluasi pemeliharaan bibit mangrove, di mana nantinya akan dilakukan satu bulan sekali untuk memantau pertumbuhan mangrove”. Jelas Dandim.
Dandim berharap bibit mangrove tersebut tidak hanya ditanam dan ditinggalkan, namun harus dijaga dan dipelihara dengan baik.
Sementara itu Bupati Demak, H. Natsir mengatakan Pemkab Demak terus berupaya mengatasi abrasi dan erosi di wilayah pesisir salah satunya dengan penanaman mangrove. “Mangrove memiliki manfaat yang luar biasa. Untuk itu dengan dilakukan penanaman mangrove ini, diharapkan dapat mengatasi permasalahan abrasi”. Ungkap Bupati. (Protokol dan Komunikasi Pimpinan).
