DEMAK – Ada sesuatu yang menarik yang diungkap oleh Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan jalan tol Semarang-Demak, pada Jum’at (11/6/2021). Menurut Presiden, jalan tol Semarang-Demak memiliki keistimewaan yaitu multifungsi, karena selain meningkatkan konektivitas, jalan tol Semarang-Demak seksi I ini juga akan berfungsi sebagai pengendalian banjir rob dengan adanya fungsi kolam retensi dan juga adanya tanggul laut.
Dijelaskan pula bahwa pengembangan area yang semula terendam banjir akan menjadi kering, sehingga nantinya bisa digunakan sebagai kawasan industri dan pendukungnya bahkan dapat dijadikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Sebagaimana diketahui bahwa proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak, dari Januari hingga Mei 2021 telah mampu menyerap 2.604 pekerja padat karya dengan anggaran senilai lebih dari 1,4 milyar, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar proyek.
Dikutip dari Biro pers Sekretariat Presiden, jalan tol Semarang-Demak secara keseluruhan akan memiliki panjang 26,7 kilometer dan terdiri atas seksi Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 kilometer yang direncanakan akan mulai konstruksi pada Januari 2022 dan seksi Sayung-Demak sepanjang 16,31 kilometer yang tengah menjalani proses konstruksi dan ditargetkan selesai pada 2022 mendatang.
Adapun keberadaan jalan tol Semarang-Demak juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas di wilayah Jawa Tengah bagian utara sekaligus menghubungkan kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri dan pariwisata. (prokompim).





