Kunjungi Demak, Kapolda Jateng Tekankan 3T dan 5 M

Hasil kroscek di lapangan, Demak sudah siap. mulai dari operasional penanganan, serta persiapan penanganan covid-19. Meskipun begitu, upaya preventif harus tetap dilakukan, sehingga seandainya angka aktif di atas 600, 800 sampai 1.000 kita sudah siap.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda Jateng, Drs. Ahmad Luthfi, SH, SSH, MK saat sesi Kegiatan Konferensi Pers dalam Kunjungannya di Kabupaten Demak terkait Kesiapan Pemkab Demak Tangani Covid-19. Turut mendampingi, Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, SE di depan Posko Percepatan Penanganan Covid-19, Senin, (14/06/2021).

Kapolda melanjutkan, Eksistensi kepada wilayah Demak dalam melakukan kroscek kegiatan penanganan upaya preventif covid-19. Hasil pengecekan bahwa di Demak telah melakukan penyiapan BOR, penyiapan tempat isolasi mandiri di desa, pengerahan tenaga kesehatan serta pengerahan personil TNI/Polri dalam PPKM Mikro serta personil brimob bagi daerah yang berzona merah. “Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Demak”, Imbuh Kapolda.

Kapolda juga meminta kepada semua media untuk melakukan pemberitaan yang menyejukkan, yang mendidik masyarakat dengan kegiatan preventif yaitu melakukan 3 T, dan 5 M. “Lakukan 3T, Testing, Tracing, Treatment dan 5 M, memakai masker, mencuci tangan,menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi”, Tambahnya.

Sedangkan Bupati Demak yang turut mendampingi menyampaikan bahwa perkembangan covid-19 di Demak sudah mulai menurun. Pemkab bersama forkopimda, forkopimcam menegaskan untuk PPKM Mikro terkait isolasi terpusat di desa dan di tingkat kabupaten. “Dibanding 3 hari terakhir, alhamdulillah covid-19 sudah menurun. diperkirakan 2-3 minggu akan terjadi lonjakan.

Untuk itu dihimbau untuk selalu menggunakan masker dan mengurangi mobilitas”, Kata Bupati. Terkait penanganan covid-19 untuk varian baru maupun varian lama adalah sama, yaitu Terapkan 5 M dan 3 T. 

Untuk tenaga kesehatan di Demak masih mencukupi. Ketersediaan BOR di 4 RS adalah 237 BOR dan siap digunakan. Apabila di RSUD Suka belum bisa menampung, maka RSI NU, Sulfa dan Pelita sudah siap menampung. Ungkap Bupati. (Prokompim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *