“Kami sangat berharap kegiatan ini akan membawa perubahan baik bagi pengembangan ekonomi kreatif Kabupaten Demak” Begitulah harap Bupati Demak, Hj. Eisti’anah, SE, saat membuka kegiatan Kelana Nusantara Forum Diskusi Pengembangan Sektor Ekonomi Kreatif. Kegiatan diskusi ini dilaksanakan pada hari Selasa (26/07/22) yang bertempat di Rumah Makan Kalijaga Botorejo, Wonosalam.
Menurut Bupati, sebenarnya Demak memiliki banyak sekali potensi Ekonomi Kreatif, “Namun ada 3 (tiga) sektor peringkat teratas yang berpotensi untuk pengembangannya, yaitu Kriya, Seni Pertunjukan, dan Seni Rupa.” Tegasnya.
Beberapa upaya pemerintah Demak dalam pengembangan tersebut adalah mengadakan pelatihan dan pembinaan kepada para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) selain itu juga mengadakan pameran dan lomba bagi seniman Demak
Sebelum menutup diskusi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA., MBA, mengatakan sangat mengapresiatif dengan perkembangan ekonomi kreatif Demak dan ingin sebelum KATA KREATIF tahun depan, demak diajukan untuk masuk program kabupaten/kota kreatif, “Ada 21 kabupaten dan kota KREATIF, mudah-mudahan Demak bisa menyusul.” Harapnya.
Turut hadir dalam diskusi ini Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Hariyanto, Ahli Madya Infrastruktur Ekonomi Kreatif, M. Tidar Hetsaputra, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, serta para Pelaku Ekraf (Ekonomi Kreatif). (prokompim)


