Jelang Lebaran, Wakil Bupati dan Forkopimda Pantau Fluktuasi Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat

Demak – Harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di Kabupaten Demak menjelang lebaran mengalami fluktuatif namun masih relatif terkendali dan aman. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Demak, Drs. Djoko Sutanto dalam Acara Pemantauan Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat Menjelang Lebaran di Pasar Bintoro Demak. Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimda Demak, Sekda Demak beserta asisten dan Ketua DPRD Kab. Demak.

Hasil pantauan dengan Forkopimda, Djoko memaparkan bahwa ada kenaikan harga kebutuhan pokok namun tidak terlalu tinggi. Bahkan ada komoditas yang mengalami penurunan, salah satunya adalah telur.

Harga beras relatif stabil dalam rentang Rp. 8000,- sampai dengan Rp. 14.000,- dan persediaan pangan masih cukup. “Kita tidak perlu khawatir dengan persediaan beras. Kita nanti akan langsung ke Bulog untuk melihat stok pangan yang ada”, jelasnya.

Sementara itu, harga ikan basah rata-rata mengalami kenaikan sebesar Rp. 5.000,- sampai dengan Rp. 10.000,- sebanding dengan hasil tangkap laut yang tidak menentu. Jika hasil tangkap sedikit, harga ikan cenderung naik. Sebaliknya jika hasil tangkap ikan lebih banyak, maka harga ikan akan mengalami penurunan.

Djoko menambahkan, Hasil pantauan beras di Bulog menunjukkan stok beras yang ada memiliki kualitas baik dan layak konsumsi. Persediaan beras hasil penyerapan panen dari petani Demak diperkirakan masih cukup sampai bulan Agustus.

Pihak Bulog tidak melakukan impor lantaran daya serap beras dari petani cukup melimpah di Kabupaten Demak. “Demak gak perlu impor beras, Demak nganti impor beras ya Jawa Tengah kukut”. Pungkasnya. (Prokompim)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *