
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. memantau harga dan ketersediaan komoditas sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Karanganyar Kecamatan Karanganyar, Senin (10/04/2023).
Pemantauan tersebut juga bertujuan untuk menjaga stabilisasi harga kebutuhan pokok masyarakat seperti beras dan harga kepokmas lainnya, menjelang hari Raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023.
Turut mendampingi Bupati, Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet, Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono, Dandim 0716/Demak Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo, Kepala Kejaksaan Negeri Demak Andri Kurniawan, Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Demak Iskandar Zulkarnain, Kepala Dinpertanpangan Agus Herawan.
Setelah meninjau pasar, Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan bahwa pada saat operasi tersebut, tidak ditemukan kenaikan harga yang signifikan.
“Alhamdulillah dengan tadi melihat harga daging, ayam, ini semuanya stabil. Seperti daging tadi kualitas super dengan harga Rp. 130.000/ kg kemudian ayam Rp. 36.000/kg masih di HET. Tapi yang kami temukan untuk minyak goreng minyak kita targetnya di daerah-daerah perkampungan sehingga mungkin ada kenaikan sampai seribu dua ribu dari HET, ” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk harga Sayur dan Buah tetap aman. Sementara untuk stok beras di Bulog juga aman, stabil sampai satu dua bulan, begitu pula dengan harga brambang, bawang dan lainnya.
“Kita tadi sudah bertanya kepada pedagang semuanya masih stabil. Semoga dengan kesiapan operasi pasar kita ini harga-harga kebutuhan pokok untuk masyarakat semuanya stabil dan tidak ada lonjakan terlalu tinggi, kita upayakan juga untuk masyarakat apabila harga semakin naik kita bantu dengan adanya bazar murah,” ujarnya.
Bupati Eisti juga menjelaskan, nantinya akan mengadakan Pasar Murah yang akan menjual berbagai macam kebutuhan pokok.
“Insyaallah nanti di tanggal 12 April akan diadakan pasar murah, dan di pasar murah itu tidak hanya beras sama minyak goreng saja tetapi kita ajak UMKM, kemudian instansi terkait seperti gapoktan. Jadi nanti disana ada daging, telur, ayam, buah – buah dan sayur – sayur supaya masyarakat bisa membeli dengan harga di bawah pasar. Ini sebagai bentuk wujud kita peduli kepada masyarakat agar semuanya bisa merasakan,” tambahnya.
Pada saat tinjauan, Bupati juga menawarkan kepada masyarakat umum bila ingin membeli kebutuhan pokok maka belanjaannya akan langsung di bayarkan oleh Bupati. Contohnya seperti warga yang berkunjung belanja sayur, buah, daging, beras, tagihannya di bayarkan oleh Bupati secara penuh. (Prokompim)

