Festival Panen Hasil Belajar: Guru Penggerak Angkatan 11 Siap Bawa Perubahan Pendidikan Demak

Pemerintah Kabupaten Demak sukses menggelar Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan 11 yang bertempat di Pendopo Kabupaten Demak, Senin (2/12). Acara ini menandai puncak perjalanan enam bulan pelatihan intensif program Guru Penggerak yang bertujuan mencetak pemimpin pendidikan masa depan.

Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, SE, memimpin langsung kegiatan yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, perwakilan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Perwakilan BKPP Demak, Perwakilan Cadin Wilayah II Dindikbud Provinsi Jawa Tengah, Dewan Pendidikan Kabupaten Demak, Ketua PGRI Kabupaten Demak, Ketua IGTKI Kabupaten Demak, serta para Guru Penggerak Angkatan 11.

Dalam sambutannya, Bupati Demak menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun bangsa. “Guru penggerak adalah motor penggerak perubahan. Mereka adalah calon pemimpin pembelajaran yang tidak hanya menguasai metode pendidikan modern tetapi juga mampu menanamkan nilai budaya dan empati kepada anak didik,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa guru penggerak tidak hanya menjadi pemimpin pembelajaran di masa mendatang tetapi juga menjadi penjaga nilai-nilai budaya. “Guru penggerak tentunya harus mengenalkan kepada anak didik kita tentang budaya Indonesia. Baju adat yang dikenakan hari ini adalah pengingat bahwa kita harus terus menguri-uri budaya dan mengenalkannya kepada generasi muda,” tambahnya.


Di era perkembangan teknologi, Bupati juga mengingatkan pentingnya rasa empati dalam pendidikan. “Guru penggerak harus menjadi teladan dan membawa semangat empati baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah,” ujar Bupati.

Bupati menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh guru, terutama para guru penggerak, atas dedikasi dan upaya mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para guru penggerak yang terus meningkatkan kualitas dirinya demi pendidikan di Kabupaten Demak. Semoga apa yang telah dipelajari dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing. Saya percaya, guru penggerak akan menjadi teladan dan pembawa perubahan positif bagi pendidikan di Kabupaten Demak,” pungkasnya.

Selanjutnya, hal yang sama juga disampaikan oleh perwakilan BBGP Jawa Tengah, Arif Wibowo, S.T., Ia menyampaikan bahwa guru penggerak memiliki peran strategis dalam menciptakan inovasi pembelajaran. “Panen hasil belajar ini adalah wujud nyata dari komitmen guru penggerak untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Guru penggerak diharapkan mampu menjadi teladan bagi ekosistem pendidikan serta membuka ruang kolaborasi antar pendidik di sekolah masing-masing,” ujar Arif.

Arif juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah untuk mendampingi para guru penggerak. “Dinas Pendidikan diharapkan dapat terus memberikan fasilitasi dan pembinaan kepada para guru penggerak agar program ini berkelanjutan,” tambahnya.

Festival Panen Hasil Belajar ini menjadi ajang untuk menampilkan inovasi dan aksi nyata dari para guru penggerak dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui acara ini, para guru penggerak memamerkan inovasi pembelajaran yang mereka kembangkan selama pelatihan, termasuk program pemberdayaan komunitas sekolah, pendekatan pembelajaran berbasis teknologi, dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Acara ini juga diharapkan dapat membentuk komunitas guru penggerak yang aktif dan kolaboratif demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Demak. (Prokompim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *