DWP SETDA DEMAK KENALI BERBAGAI TANAMAN WANGI DI RUMAH ATSIRI

DWP Setda Demak lakukan kunjungan ke Rumah Atsiri, Sabtu (19/10). Imam Santoso salah satu Pemandu Rumah Atsiri menjelaskan, tempat rekreasi edukasi dengan fokus utama pada pendidikan, penelitian, pengembangan, dan rekreasi tentang Tanaman Atsiri tersebut berlokasi di Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Atsiri merupakan tanaman yang mempunyai aroma wangi yang khas.
Mengulik sejarah tentang Rumah atsiri, terang Imam, dulunya adalah sebuah pabrik. Selesai dibangun pada tahun 1967, dahulu pabrik yang merupakan kerja sama Indonesia-Bulgaria ini mengolah minyak atsiri dari bahan utama serai wangi atau citnorella.
Rumah atsiri juga menyediakan fasilitas tour bagi pengunjung. Dengan didampingi pemandu, pengunjung akan diajak berkeliling menjelajah kawasan Rumah Atsiri. Pemandu juga akan menjelaskan kepada pengunjung seputar tanaman atsiri sepanjang rute yang dilalui. Penjelasan mulai dari nama tanaman, keunikan, aroma khas, hingga fungsi setiap tanaman tentu akan menambah wawasan mengenai tanaman atsiri.
Dijelaskan oleh Imam, terdapat sekitar 50 spesies tanaman atsiri di sini. Beberapa yang bisa ditemui antara lain rosmarin, kayu putih, serai, mint, marigold, mawar, pala, jinten, lavender, cendana, dan arum dalu.
Sambil mengajak rombongan berkeliling, ia menerangkan, beberapa di antara tanaman yang ada bisa langsung dirasakan aromanya. Salah satu contohnya adalah rosmarin yang aromanya wanginya bisa tercium hanya dengan membelai daunnya saja. Sementara itu, ada pula tanaman lain yang aromanya baru muncul jika daunnya diremas. Tanaman seperti itu contohnya serai yang merupakan bahan minyak tawon. Satu contoh lagi adalah kayu putih yang mengeluarkan bau khas setelah daunnya diremas.
Ada juga tanaman atsiri yang berwarna cerah sehingga menjadi favorit untuk berfoto. Tanaman itu salah satunya adalah Marigold dengan warna kuning dan oranye cerah. Terdapat Marigold Plaza di Rumah Atsiri yang penuh dengan bunga Marigold nan bermekaran.
Dikatakan Imam, Rumah Atsiri mulai buka pukul 09.00 WIB dan tutup pukul 17.00 WIB. “Fasilitas di sini juga sudah lengkap. Terdapat resto, museum, toko suvenir, theater terbuka, ruang pertemuan, hingga rumah kaca. Pengunjung juga bisa merasakan sensasi bereksperimen dari serai wangi atau citnorella. Ada dua kelas, yakni anak-anak dan dewasa yang menawarkan aktivitas interaktif untuk bereksperimen dengan dipandu oleh pembimbing dari Rumah Atsiri,” tutupnya. (Humas Demak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *