DEMAK – Kabupaten Demak menjadi Kabupaten terbaik kategori daerah output Sambungan Rumah (SR) dalam Program Pengelolaan Hibah Air Minum dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).
Hal tersebut terungkap saat Lokakarya Hibah Air Minum Nasional yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (30/3). Hadir secara langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak didampingi Kepala Dinputaru Demak dan Kepala Dinperkim Demak. Dalam kesempatan itu, Sekda Demak berkesempatan menjadi narasumber dalam lokakarya tingkat nasional tersebut.
“Alhamdulillah sejak tahun 2017 Demak selalu menjadi yang terbaik dalam program ini. Hal ini dibuktikan dengan target SR kita yang selalu 100%”, ungkap Sekda Demak. Menurutnya keberhasilan Kabupaten Demak tentunya tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat untuk mensukseskan program ini.
dr. Singgih menuturkan, sejak awal program, Pemkab melalui instansi terkait mengunci komitmen Desa dan KPSPAM. Seluruh Kepala Desa (Kades) penerima manfaat akan diminta pernyataan kesanggupan terhadap program ini.
Hal tersebut disertai dengan bukti otentik berupa surat pernyataan minat Kades, surat pernyataan idle Capacity, Pakta Integritas dan pernyataan sedia pasang SR. “Jika memang wilayah desa sudah seluruhnya tersambung, maka Kades tetap memberi pernyataan”, ungkapnya.
Sekda Demak menambahkan ada empat kunci keberhasilan agar Demak menjadi yang terbaik. Yang pertama adalah leadership di semua level, komunikasi koordinasi dan konsultasi, pendampingan dan pendekatan personal, serta pemberian reward bagi KPSPAM yang berhasil. “Ini kami lakukan agar seluruh masyarakat Demak bisa mengakses air bersih”, pungkasnya. (Protokol dan Komunikasi Pimpinan)

