
Kabupaten Demak terus mengencarkan dan mengupayakan penurunan angka stunting hingga mencapai zero stunting serta berhasil mencatatkan prestasi sebagai daerah dengan kasus stunting terendah di Jawa Tengah, dengan angka prevalensi mencapai 9,5 persen.
Salah satu faktor dari turunnya stunting di Kabupaten Demak adalah dengan terus mensosialisasikan menu makanan berbahan dasar ikan lewat pelatihan kepada masyarakat.
Bupati Demak Eisti’anah berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan variasi menu makanan berbahan dasar ikan yang diberikan kepada anak-anak, sehingga mereka tidak mudah bosan dan tetap mendapatkan asupan gizi yang memadai.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dari jajaran pemerintahan di Kecamatan Guntur dalam menekan angka stunting, khususnya pada anak di bawah lima tahun (Balita).
“Kecamatan Guntur tahun kemarin memang menjadi lokus kami, dan sering kami intervensi terutama pada beberapa puskesmas untuk menyelesaikan kasus stunting,” ungkap Eisti’anah usai membuka pelatihan UMKM pengolahan makanan berbahan baku ikan di Aula Kecamatan Guntur, Senin (15/08/2024).
Bupati Eisti’anah menambahkan, pelatihan tersebut juga bertujuan untuk mendorong para orang tua agar lebih kreatif dalam mengolah ikan menjadi berbagai macam menu makanan, sehingga anak-anak menjadi gemar makan ikan.
Sementara itu, Camat Guntur Sukardjo, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya menyukseskan aksi tambah gizi serentak, khususnya untuk anak-anak.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap para orang tua bisa memberikan gizi yang cukup kepada anak-anak mereka melalui makanan olahan ikan yang tinggi protein dan kalori,” ujar Sukardjo. (Prokompim)

