Bupati Eisti’anah Serahkan Bantuan Kepada 12.200 Anak Asuh LGN-OTA

Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. serahkan bantuan kepada 12.200 anak asuh, di Pendopo Satya Bhakti Praja, Senin (06/11/2023). Bantuan tersebut diberikan oleh Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Demak.

Diketahui, anak asuh yang menerima bantuan LGN-OTA tersebut terdiri dari 10.911 siswa SD/MI/sederajat dan 1.289 SMP/Sederajat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Eisti mengajak segenap pengurus LGN-OTA untuk lebih memasyarakatkan GN-OTA dalam upaya mengembangkan, meningkatkan, serta membudayakan kepedulian, peran, dan tradisi masyarakat sebagai orang tua asuh.

“Tumbuhkan dan tingkatkan rasa kepedulian kepada sesama terutama pada anak yatim dan dhuafa, karena di dalam harta kita terdapat hak orang lain,” ucapnya.

Bupati Eisti juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus LGNOTA dan FKK-OTA Kabupaten Demak, karena di tahun 2023 telah mampu menggalang dana sampai 2 milyar lebih.

“Mudah-mudahan, ini dapat terus ditingkatkan. Dan terima kasih juga kepada tim LGN-OTA Provinsi Jawa Tengah yang telah memberikan dukungan dan perhatian pada kelangsungan pendidikan anak-anak,” tuturnya.

Ia menyebut, dengan adanya LGN-OTA, anak kurang mampu dapat memiliki orang tua asuh yang akan memberikan bantuan pendidikan.

“Ini menjadi langkah positif dan patut diapresiasi karena membuka pintu bagi peningkatan keterjangkauan akses pendidikan. Menjadi harapan kita bersama, anak-anak di Kabupaten Demak dapat menjadi generus penerasi bangsa dengan prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.

Senada dengan Bupati, Ketua LGN-OTA Provinsi Jawa Tengah Zaimatun Ali Mufiz mengapresiasi LGN-OTA Kabupaten Demak karena selama 4 tahun berturut-turut mendapatkan capaian tertinggi dalam penggalangan dana.

Sementara Ketua LGN-OTA Kabupaten Demak, Eni Susiani dalam laporannya menyampaikan, di tahun 2023 telah terkumpul bantuan dari orang tua asuh sebanyak Rp 2, 11 milliar.

“Jumlah tersebut meningkat 10 persen, jika dibandingkan pada tahun sebelumnya 2022 bantuan orang tua asuh mencapai Rp. 1,913 milliar,”kata Eni.

Menurutnya, dengan tingginya capaian tersebut menunjukkan kesadaran dalam membantu anak kurang mampu sangat tinggi.Dalam kegiatan tersebut juga diberikan apresiasi terhadap 3 FKK-OTA Kecamatan yang telah berhasil melakukan penggalangan dana tertinggi. Ketiga FKK OTA tersebut melipui, FKK OTA Kecamatan Bonang dengan capaian penggalan dana sebesar Rp. 208.500.000, FKK OTA Kecamatan Demak dengan capaian penggalan dana sebesar Rp. 175 juta, dan FKK OTA Kecamatan Karanganyar dengan capaian penggalan dana sebesar Rp. 160 juta. (Prokompim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *