
Sebagai lembaga yang langsung berhadapan dengan masyarakat, Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. meminta Pemerintah Desa harus bisa memberikan yang terbaik. Tidak hanya dalam segi pelayanan, namun juga dalam pengelolaan keuangan desa. Hal tersebut diungkapkannya pada acara Gelas Dewa (Gelar Pengawasan Desa Waskita) “Bersama Mengawal Desa” di Balai Desa Candisari, Kecamatan Mranggen, Selasa (24/10/2023).
“Sejak 2018 lalu, Demak telah memiliki Aplikasi Desa Waskita. Maka, saya minta Panjenengan bisa memaksimalkan aplikasi ini,” ungkap Bupati Demak.
Bupati Eisti menyebut, setelah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI tujuh tahun berturut-turut. Tugas selanjutnya ialah mempertahankan WTP dengan kualitas yang lebih baik, dan itu sudah menjadi suatu keharusan.
“Sinergitas dan kolaborasi mutlak dilakukan karena WTP tidak hanya menjadi tanggung jawab salah satu perangkat daerah saja, tapi tanggung jawab kita semua. Untuk itulah, saya sangat apresiatif dengan inisiasi Inspektorat Demak yang menyelenggarakan Gelar Pengawasan Desa Waskita (Gelas Dewa),” tuturnya.

Ia juga meminta kepada Inspektorat agar terus melakukan pendampingan kepada aparatur pemerintah desa. Tidak hanya saat menemui kendala saja, agar tidak ada celah dikemudian hari.
“Gandeng instansi terkait untuk menyelenggarakan diklat pengelolaan keuangan desa, sehingga aparatur pemerintahan desa paham benar bagaimana menyajikan laporan keuangan yang akuntabel dan berkualitas,”
Pada kesempatan itu, diserahkan Piagam Penghargaan Desa Waskita bagi 6 Desa yang terpilih, Desa tersebut diantaranya, Desa Batursari, Desa Kembangarum, Desa Sumberejo, Desa Blerong, Desa Pamongan, dan Desa Temuroso oleh Bupati Demak didampingi , Inspektur Daerah, Ka. Dinpermades, serta Camat Mranggen dan Camat Guntur.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Inspektorat Kab. Demak Kurniawan Arifendi, S.T., M.H., CFrA, CGCAE., Kepala Dinpermades P2KB Drs. Taufik Rifa’i, M.Si., Camat Mranggen Wiwin Edi Widodo, S.Sos., MM, Camat Guntur Ali Mahbub, S.H., M.H., Forkopimcam Guntur, Forkopimcam Mranggen, serta para Kades Guntur dan Mranggen. (Prokompim).

